Kempupera Targetkan Jembatan Duplikasi Cisokan di Cianjur Selesai November
Sabtu, 10 Juli 2021 | 13:24 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Untuk memperlancar konektivitas di jalur Pantai Selatan Jawa Barat, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) melalui Direktorat Jenderal Bina Marga tengah membangun duplikasi Jembatan Cisokan di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Duplikasi jembatan dibangun, karena jembatan Cisokan eksisting merupakan tipe jembatan Callender Hamilton (CH) yang dibangun pada tahun 1986 dan lebar jembatan tidak memungkinkan untuk dilalui oleh kendaraan dari dua arah secara bersamaan.
Menpupera Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan jalan dan jembatan memiliki peran penting sebagai tulang punggung dalam pengembangan konektivitas antarwilayah dalam rangka memperlancar distribusi logistik di Indonesia. "Konektivitas yang semakin lancar akan mengurangi biaya angkut kendaraan logistik dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah," kata Menteri Basuki dalam keterangan pers diterima Sabtu (10/7/2021).
Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Provinsi DKI Jakarta - Jawa Barat Hari Suko Setiono mengatakan, Jembatan Cisokan yang lama lebarnya hanya 3,5 meter, sehingga kendaraan yang lewat harus bergantian, tidak bisa digunakan berbarengan dari dua arah. "Jadi kalau berpapasan di tengah jembatan, salah satu kendaraan harus mundur," jelasnya.
Menurut Hari, Jembatan Cisokan yang sedang dalam tahap konstruksi merupakan tipe rangka baja dengan panjang 60 meter. Jembatan ini memiliki lebar total sembilan meter yang terdiri dari lebar badan jalan tujuh meter dan lebar trotoar dua meter.
Hari menambahkan, konstruksi Duplikasi Jembatan Cisokan akan memakan waktu 180 hari. Pekerjaan dimulai pada akhir Mei 2021 dan ditargetkan selesai pada akhir November 2021.
"Selama konstruksi berlangsung tidak ada pengalihan arus lalu lintas sehingga kendaraan masih bisa melewati jembatan yang lama, karena jembatan duplikasi dibangun di sebelah jembatan lama," tuturnya.
Hari mengatakan, ketika jembatan yang baru sudah selesai dibangun, maka jembatan Cisokan yang lama akan dibongkar, sehingga seluruh kendaraan yang lewat pada ruas jalan ini akan melalui jembatan baru. "Jembatan Cisokan yang lama sudah melewati umur konstruksi, sehingga perlu biaya pemeliharaan. Oleh karena itu untuk efisiensi anggaran setelah jembatan yang baru jadi, jembatan lama akan dibongkar," pungkas Hari.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




