ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Covid-19 di Kabupaten Bogor Naik, Cibinong Penyumbang Kasus Terbanyak

Kamis, 15 Juli 2021 | 10:26 WIB
VS
SL
Penulis: Vento Saudale | Editor: LES
Bupati Bogor Ade Yasin melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Puskesmas Situ Udik Kecamatan Cibungbulang untuk mengklarifikasi video viral, sabtu, 10 Juli 2021.
Bupati Bogor Ade Yasin melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Puskesmas Situ Udik Kecamatan Cibungbulang untuk mengklarifikasi video viral, sabtu, 10 Juli 2021. (istimewa)

Bogor, Beritasatu.com - Kabupaten Bogor kembali mencatat kasus Covid-19 terbanyak dengan 975 positif baru dan 15 pasien positif meninggal. Cibinong menjadi wilayah penyumbang terbanyak.

Berdasarkan laporan Satgas Covid-19, Rabu (15/7/2021) tercatat laporan harian 975 kasus positif baru, 15 pasien positif meninggal, dan 187 pasien telah dinyatakan sembuh.

"Tambahan 975 konfirmasi positif, jumlah ini didapat dari laporan tes PCR sejumlah Rumah Sakit dan fasyankes di sekitar Jabodetabek berdasarkan input KTP dengan alamat Kabupaten Bogor," kata Bupati Bogor Ade Yasin, Kamis (15/7/2021).

Dari jumlah itu, Ade menyebutkan, sebagian besar disumbang dari wilayah Cibinong dengan 166 orang positif Covid-19, 3 orang meninggal dunia, dan 67 pasien sembuh.

ADVERTISEMENT

Dengan penambahan kasus itu, jumlah akumulatif kasus Covid-19 di Kabupaten Bogor sebanyak 26.455 kasus dengan rincian, pasien positif aktif 5.187 orang, meninggal 260 orang, dan sebanyak 21.002 pasien positif telah dinyatakan sembuh.

Sebelumnya, berdasarkan laporan Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor, pada Selasa (13/7/2021) malam, terjadi penambahan 928 kasus baru, 8 pasien meninggal dan 125 pasien dinyatakan sembuh.

Untuk itu, Ade Yasin mengatakan, Pemerintah Kabupaten Bogor mengoptimalkan 3.975 Kampung dan RW Siaga Covid-19 di masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat.

"Saat ini kami meningkatkan Kampung Siaga Covid-19, dengan mengoptimalkan 3.975 kampung dan RW siaga se-Kabupaten Bogor. Dalam hal ini kami melibatkan tokoh agama hingga ketua ormas, dan memberikan sosialisasi terkait aturan PPKM Darurat termasuk untuk beribadah di rumah masing-masing," terang Ade.

Ade menjelaskan, untuk yang isolasi mandiri di rumah, pemkab juga membentuk tim pemulasaran jenazah per desa, dengan melibatkan 10 Linmas, TNI dan Polri. Setiap desa juga mengaktifkan call center siaga dan mobil siaga.

"Jadi saya instruksikan kepada Kepala Desa dan Lurah untuk kembali mengoptimalkan layanan kedaruratan, jumlahnya 435 desa dan kelurahan," paparnya.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon