ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Anak Buah Usulkan Pelatihan dan Rapat di Hotel, Bupati Bogor: Manfaatkan Ruang Sendiri Saja

Sabtu, 17 Juli 2021 | 15:09 WIB
VS
BW
Penulis: Vento Saudale | Editor: BW
Bupati Bogor Ade Yasin di sela acara sterilisasi area sekolah di SMPN 2 Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis (19/3/2020).
Bupati Bogor Ade Yasin di sela acara sterilisasi area sekolah di SMPN 2 Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis (19/3/2020). (Suara Pembaruan/Vento Saudale)

Bogor, Beritasatu.com - Bupati Bogor, Ade Yasin meminta Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Bogor menghilangkan anggaran yang tidak jelas, seperti pelatihan dan rapat di hotel.

Ade Yasin dalam keterangannya, Sabtu (17/7/2012), menyebut, saat ini proses anggaran pembangunan Kabupaten Bogor telah sampai pada tahap finalisasi rancangan kebijakan umum anggaran-prioritas plafon anggaran sementara (KUA-PPAS).

"Kita harus tegas, kalau anggaran-anggaran yang tidak jelas, sebaiknya kita drop saja. Kita harus bisa menyesuaikan dengan kondisi anggaran saat ini, jadi harus kita kaji dengan benar," tandas Ade.

Ade menambahkan, 2022 adalah tahun puncak pelaksanaan periode rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD). Menghadapi akhir periode, Ade ingin penganggaran yang dilakukan harus konkret dalam menyelesaikan permasalahan, serta mendukung pencapaian Pancakarsa, percepatan ekonomi daerah, indikator kinerja utama, dan program-program prioritas lainnya.

ADVERTISEMENT

"Jadi kalau anggaran tidak jelas, jangan ragu untuk didrop, pelatihan-pelatihan yang tidak ada manfaatnya didrop, kegiatan yang outputnya tidak jelas didrop. Jadi tiap dinas harus diberitahu untuk memaksimalkan pemanfaatan ruang rapat yang ada di kantor masing-masing," ungkap Bupati Bogor.

Jangan sampai, lanjut Ade, hanya membahas anggaran untuk dinas saja, dilaksanakan di hotel, padahal kantor punya ruang rapat yang cukup representatif, sehingga anggaran membengkak, anggaran-anggaran pelatihan dan lain sebagainya harus diefisienkan.

"Oleh karenanya, saya ingatkan, sebelum disampaikan kepada DPRD, banyak yang perlu dicek. Seluruh perangkat daerah harus memperhitungkan potensi pendapatan dan mengalokasikan belanja kepada yang bersifat prioritas, wajib dan mengikat pada unit kerjanya masing-masing," katanya.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Kawasan Puncak Bogor Ditata Total, Simpang Gadog Jadi Prioritas

Kawasan Puncak Bogor Ditata Total, Simpang Gadog Jadi Prioritas

JAWA BARAT
Tercemar Limbah Pabrik, Ribuan Ikan di Situ Citongtut Mati

Tercemar Limbah Pabrik, Ribuan Ikan di Situ Citongtut Mati

JAWA BARAT
Polisi Selidiki Identitas Mayat Terikat di Pinggir Tol Jagorawi Km 30

Polisi Selidiki Identitas Mayat Terikat di Pinggir Tol Jagorawi Km 30

JAWA BARAT
Pemkab Bogor Aktifkan Siskamling, Ronda Malam Kembali Hadir

Pemkab Bogor Aktifkan Siskamling, Ronda Malam Kembali Hadir

JAWA BARAT
Dugaan Larva Lalat pada MBG, SMPN 1 Cileungsi: Tak Ada Siswa Keracunan

Dugaan Larva Lalat pada MBG, SMPN 1 Cileungsi: Tak Ada Siswa Keracunan

JAWA BARAT
Maling Motor Beraksi, Honda Scoopy di Pabuaran Kemang Bogor Lenyap!

Maling Motor Beraksi, Honda Scoopy di Pabuaran Kemang Bogor Lenyap!

JAWA BARAT

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon