ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Rerata 15 Orang Meninggal Sehari, Kabupaten Bogor Masuk Zona Merah Covid-19

Senin, 26 Juli 2021 | 10:06 WIB
VS
JS
Penulis: Vento Saudale | Editor: JAS
Ilustrasi pemakaman jenazah dengan protokol Covid-19.
Ilustrasi pemakaman jenazah dengan protokol Covid-19. (Antara)

Bogor, Beritasatu.com - Kabupaten Bogor tercatat memiliki rerata kasus meninggal akibat Covid-19 sebanyak 15 kematian per hari. Dengan catatan ini, kabupaten yang dipimpin Bupati Ade Yasin ini masih masuk zona merah.  

Wilayah Bogor harus meneruskan perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4 sepekan ke depan. Dalam dua minggu terakhir, angka kematian pasien positif Covid-19 masih tinggi.

Satgas Pusat Covid-19 melaporkan, Kabupaten Bogor menyusul Kota Bogor masuk zona merah yang telah dua pekan bertahan bersama Depok, Bekasi, dan Tangerang.

Berdasarkan laporan Satgas Covid-19, angka pasien meninggal tertinggi terjadi di Kabupaten Bogor dengan rata-rata 15 kasus setiap hari dan mencapai rekor terbanyak pada Sabtu (24/7/2021) dengan 22 pasien meninggal.

ADVERTISEMENT

Sedangkan, dilihat dari jumlah akumulatif pada awal PPKM (3/7/2021) angka kasus meninggal sebanyak 113 orang. Dalam dua pekan terakhir jumlah itu meningkat 306 kasus dibandingkan data terbaru dengan 419 kasus.

Pun demikian, angka positif baru di Kabupaten Bogor mengalami penurunan dari rata-rata 900 kasus per hari. Dalam dua hari terakhir atau Sabtu lalu dilaporkan 632 kasus dan Minggu kemarin 352 kasus baru.

"Angka positif didapat dari laporan tes PCR sejumlah rumah sakit dan fasyankes di sekitar Jabodetabek berdasarkan input KTP dengan alamat Kabupaten Bogor," kata Bupati Bogor Ade Yasin, Senin (26/7/2021).

Berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Kabupaten Bogor juga mempunyai target tes Covid-19 dengan 13.003 orang per hari. Jumlah itu sesuai dengan hitungan proporsi jumlah jiwa di Kabupaten Bogor yang lebih dari 6 juta.

Kota Bogor juga masih berada di zona merah. Angka kesembuhan Kota Bogor sempat meledak dengan 2.000 kasus pada Kamis (22/7/2021). Namun, tiga hari terakhir berada di rata-rata di 300 kasus per hari sama hanya dengan jumlah penambahan kasus baru.

Angka kesembuhan pasien Covid-19 Kota Bogor naik dengan 2.063 kasus. Wali Kota Bogor Bima Arya masih menyebut kasus Covid-19 Kota Bogor belum terkendali.

"Walaupun beberapa hari terakhir ada tren angka yang lebih baik namun demikian masih jauh dari kata terkendali," sebut Bima.

Menurut Bima, pemerintah kota masih harus fokus untuk memastikan angka kesembuhan pasien terus meningkat. Selain memperhatikan warga isolasi mandiri, ketersedian kamar isolasi, juga suplai oksigen.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Hadapi Persis Solo, Semen Padang Jaga Momentum Kandang

Hadapi Persis Solo, Semen Padang Jaga Momentum Kandang

SPORT
Komunitas Ojol Siap Gelar Aksi Konvoi Damai Lewati 7 Titik Zona Merah

Komunitas Ojol Siap Gelar Aksi Konvoi Damai Lewati 7 Titik Zona Merah

JAKARTA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon