Anak Bunuh Ayah Kandung di Kebumen, Pelaku Melarikan Diri ke Hutan
Kamis, 20 Juni 2024 | 12:26 WIB
Kebumen, Beritasatu.com - Entah apa yang merasuki hati seorang anak bernama Ngadimin (41 tahun), hingga ia tega menghabisi nyawa Kasum (73), ayah kandungnya sendiri yang tinggal di Desa Selogiri Kecamatan Karanggayam, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Seusai membunuh Ayah kandungnya pelaku sempat melarikan diri ke dalam hutan.
Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Rabu (19/6/2024) sekitar pukul 09.00 WIB. Dari rekaman video amatir warga, terlihat korban tergeletak di belakang rumah dengan sejumlah luka senjata tajam.
Belum diketahui motif pasti pembunuhan, tetapi pelaku diduga gelap mata akibat faktor ekonomi. Korban ditemukan meninggal di lokasi kejadian dengan luka sabetan senjata tajam di bagian leher, wajah, dan bagian kepala korban.
Saat dikonfirmasi Kamis (20/6/2024) pagi, Kapolsek Karanggayam, AKP Kawan Panjaitan membenarkan kejadian tersebut. Peristiwa tragis itu terjadi di Dukuh Kedung Trenggiling RT 003 RW001, Desa Selogiri, Kecamatan Karanggayam.
"Pelaku Ngadimin yang merupakan anak kandung korban berdomisili di Gunungkidul, Yogyakarta sedang berkunjung ke rumah ayahnya yang tinggal seorang diri di Desa Selogiri," kata Kawan Panjaitan.
Kapolsek mengungkapkan, kejadian tak manusiawi tersebut berawal dari adanya cekcok antara korban dan pelaku. Tetangga yang mendengar teriakan pun sempat datang ke rumah korban guna memastikan keadaan. Namun, tak disangka korban justru ditemukan sudah tergeletak dengan kondisi bersimbah darah.
Di lokasi kejadian, polisi menemukan dua bilah senjata tajam dan batu yang diduga digunkan pelaku untuk menganiaya korban hingga tewas.
Sementara itu, Kepala Desa Selogiri, Sukiman mengatakan korban yang masih ber-KTP Kalimantan tersebut sudah tinggal di Desa Selogiri selama 10 tahun seorang diri. Pelaku Ngadimin baru saja pulang dari Yogyakarta menemui sang Ayah.
Tak berselang lama, terjadilah cekcok antara keduanya. Bahkan ada warga yang melihat sempat terjadi perkelahian, tetapi warga tak berani melerai karena diancam.
Akhirnya warga melaporkan peristiwa tersebut ke ketua RT setempat dan seterusnya melapor ke pihak pemerintah desa.
Saat ditemui, korban sudah tergeletak bersimbah darah di teras rumah tetangga korban tak jauh dari rumah korban. Sedangkan pelaku sendiri diketahui melarikan diri ke arah hutan.
Saat ini, kasus tersebut masih ditangani pihak Polres Kebumen.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




