Gempa Batang Jadi Pengingat Kesiapsiagaan Hadapi Bencana
Selasa, 9 Juli 2024 | 05:03 WIB
Banyumas, Beritasatu.com - Ahli geologi Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto Yogi Adi Prasetya mengatakan gempa dengan magnitudo 4,4 di Kabupaten Batang, Minggu (7/7/2024), termasuk tektonik sesar lokal.
Menurut Yogi, gempa tersebut menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan untuk menghadapi bencana alam.
Baca Juga: Update Gempa Batang: 70 Rumah Rusak, Lansia Patah Kaki
"Gempa yang melanda Batang ini mengingatkan kita akan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana alam. Masyarakat diharapkan selalu siap dengan rencana evakuasi dan mengetahui lokasi-lokasi aman di sekitar mereka," katanya melalui aplikasi pesan, Senin (8/7/2024).
Menurutnya, pihak berwenang setempat termasuk BPBD Kabupaten Batang, langsung bergerak cepat melakukan pemantauan dan memastikan keselamatan warga. Mereka juga terus berkoordinasi dengan BMKG untuk mendapatkan informasi terbaru terkait situasi ini.
Yogi mengingatkan warga agar tetap tenang dan waspada, mengingat kemungkinan adanya gempa susulan.
"Warga tetap tenang dan jangan mudah percaya dengan informasi dari orang tidak bertanggung jawab, tetap menunggu dari pihak berwenang seperti, BPBD, Pemkab, BMKG, dan lainnya," ungkap Yogi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, gempa terjadi pada pukul Minggu (7/7/2024) pukul 14.35 WIB, dengan pusat gempa berada di kedalaman 10 km. Gempa tersebut tidak hanya dirasakan di Batang, tetapi juga di beberapa wilayah sekitarnya, seperti Pekalongan dan Kendal.
Warga yang tengah beraktivitas di luar rumah merasakan getaran cukup kuat yang membuat mereka berlarian keluar mencari tempat aman. Hingga saat ini sudah ada beberapa laporan mengenai kerusakan bangunan di wilayah terdampak gempa, namun belum ada laporan mengenai korban jiwa.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




