ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Resmikan Flyover Madukoro Semarang, Presiden Prabowo Subianto: Ini Dibangun dengan Uang Rakyat

Rabu, 11 Desember 2024 | 13:48 WIB
MI
R
Penulis: Muhammad Iqbal Ikromi | Editor: RZL
Presiden Prabowo Subianto meresmikan Flyover Madukoro di Kota Semarang, Rabu (11/12/2024).
Presiden Prabowo Subianto meresmikan Flyover Madukoro di Kota Semarang, Rabu (11/12/2024). (Beritasatu.com/M Iqbal Ikromi)

Semarang, Beritasatu.com – Presiden Prabowo Subianto meresmikan Flyover Madukoro di Kota Semarang, Rabu (11/12/2024). Dalam sambutannya, Presiden berharap infrastruktur ini dapat memberikan manfaat maksimal sesuai tujuan pembangunannya.

Flyover Madukoro yang membentang sepanjang 221 meter di Jalan Arteri Yos Sudarso dirancang untuk mengurai kemacetan, terutama di persimpangan menuju Bandara Jenderal Ahmad Yani. Dengan dua lajur selebar 19 meter, jalan layang ini diharapkan mampu meningkatkan kelancaran lalu lintas di kawasan tersebut.

Hadir dalam peresmian Flyover Madukoro mendampingi Presiden Prabowo, yakni Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Sekretaris Kabinet Mayor Teddy Indrawijaya, Pj Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana, dan Wali Kota Semarang Hevearita Gubaryanti Rahayu.

ADVERTISEMENT

“Infrastruktur ini dibangun dari uang rakyat. Untuk itu, saya tegaskan bahwa setiap rupiah dari uang rakyat harus dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi kepentingan rakyat,” ujar Presiden Prabowo dalam sambutannya.

Presiden juga mengapresiasi semua pihak yang terlibat dalam pembangunan Flyover Madukoro dan memastikan kualitas infrastruktur telah sesuai spesifikasi. “Saya yakin semuanya dibangun sesuai standar spesifikasi, dengan efisiensi dan kualitas terbaik,” tambahnya.

Proyek Rp 198,9 Miliar untuk Efisiensi Waktu dan Biaya

Flyover Madukoro dibangun dengan biaya Rp 198,9 miliar, menggunakan dana pinjaman luar negeri dari World Bank. Proyek ini dimulai pada April 2023 dan telah dapat digunakan masyarakat sejak Mei 2024, meskipun peresmian baru dilakukan Desember ini.

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menjelaskan bahwa flyover ini tidak hanya mengurai kemacetan, tetapi juga mendukung efisiensi waktu dan biaya perjalanan.

“Pembangunan ini bertujuan mengurangi biaya perjalanan, konsumsi bahan bakar, dan menghemat waktu—sesuatu yang sangat berharga,” ujarnya.

Menurut Dody, jalan layang ini juga berkontribusi terhadap perekonomian daerah, terutama dengan meningkatkan aksesibilitas dan mendukung sektor pariwisata di Jawa Tengah.

Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah–DIY mengoperasikan Flyover Madukoro sebagai bagian dari upaya memperbaiki infrastruktur transportasi yang menjadi tulang punggung ekonomi lokal.

Seusai diresmikan Presiden Prabowo Subianto, kehadiran Flyover Madukoro diharapkan dapat mengatasi kemacetan, sekaligus memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon