4 Hari Banjir Tak Surut, Jalur Pantura Demak Masih Macet Parah
Jumat, 24 Oktober 2025 | 10:44 WIB
Demak, Beritasatu.com - Sudah 4 hari banjir merendam jalur Pantura Demak, Jawa Tengah, tetapi air belum juga surut. Genangan air yang masih tinggi membuat arus lalu lintas tersendat parah, sementara Satlantas Polres Demak terus memberlakukan rekayasa lalu lintas untuk mengurai kemacetan yang mengular hingga belasan kilometer.
Pantauan pada Jumat (24/10/2025) pagi, atau hari keempat setelah banjir melanda menunjukkan bahwa genangan air masih menutup seluruh badan jalan di jalur Pantura wilayah Sayung, Demak. Ketinggian air berkisar antara 40 hingga 50 sentimeter, membuat kendaraan kecil kesulitan melintas dan aktivitas masyarakat terganggu.
Banjir ini dipicu oleh curah hujan tinggi serta air rob yang menggenangi kawasan pesisir. Akibatnya, arus lalu lintas di jalur nasional tersendat dan kemacetan panjang tak terhindarkan.
Kanit Turjawali Satlantas Polres Demak, Iptu Khoirul mengatakan, rekayasa lalu lintas dengan pengalihan jalur alternatif untuk kendaraan di bawah sumbu tiga cukup efektif mengurai kepadatan. Sementara itu, truk besar masih diizinkan melintas di jalur utama Pantura.
“Rekayasa lalu lintas ini mampu mengurai kemacetan panjang yang sebelumnya mencapai 15 kilometer hingga menembus Kota Demak,” ujar Iptu Khoirul.
Meski demikian, jajaran kepolisian masih mengimbau pengendara sepeda motor dan mobil pribadi agar tidak melintasi jalur utama. Selain genangan di wilayah Sayung, banjir cukup dalam juga terjadi di kawasan Kaligawe, Kecamatan Genuk, Kota Semarang, dengan ketinggian air mencapai sekitar 70 sentimeter.
“Untuk antrean tadi malam sempat habis, tapi pagi ini sudah mulai tersendat lagi di KM 12.500. Simpul kemacetan saat ini berada di Kaligawe,” jelas Iptu Khoirul saat mengatur arus lalu lintas di lokasi.
Meskipun debit air di jalur nasional mulai menurun, potensi banjir kembali meningkat jika hujan turun di wilayah Demak dan sekitarnya. Kondisi drainase yang buruk serta proses pompanisasi yang belum optimal turut memperparah genangan air di kawasan tersebut.
Salah seorang pengguna jalan, Wawan mengaku terganggu oleh kondisi ini.
“Macet dari sana tadi. Wah, kacau ini. Waktunya terbuang, sering terlambat kerja,” keluhnya.
Hingga saat ini, air masih menggenang di sepanjang jalur Pantura Demak dan belum menunjukkan tanda-tanda akan surut. Petugas kepolisian dan BPBD setempat terus bersiaga untuk mengatur arus lalu lintas dan mencegah kemacetan semakin parah.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




