7 Jenazah Ditemukan Hari Ini, Longsor Banjarnegara Makan Banyak Korban
Kamis, 20 November 2025 | 23:39 WIB
Banjarnegara, Beritasatu.com - Tim SAR gabungan kembali menemukan tujuh korban meninggal dunia akibat longsor besar di Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Banjarnegara, Jawa Tengah, pada Kamis (20/11/2025). Dengan temuan terbaru ini, korban meninggal menjadi 10 orang, sedangkan 18 lainnya masih dalam pencarian.
Bencana longsor dipicu hujan berintensitas tinggi dan berlangsung lama, diperparah oleh keberadaan mata air besar serta retakan pada perbukitan. Material longsoran menghantam kawasan permukiman warga dan menyebabkan kerusakan luas.
Laporan situasi per pukul 19.00 WIB mencatat dampak signifikan, yiatu 10 korban meninggal, 7 warga luka-luka, 48 rumah roboh atau hilang, 195 rumah terdampa, dan 934 jiwa mengungsi. Warga terdampak kini mendapatkan bantuan di berbagai lokasi pengungsian yang telah disiapkan pemerintah dan relawan.
Sebanyak 700 personel gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, relawan, dan unsur lainnya dikerahkan dalam operasi pencarian di tiga sektor utama. Pencarian didukung dengan K-9, alkon, alat berat, dan berbagai peralatan evakuasi.
Untuk mempercepat operasi, 12 ekskavator, 12 alkon, serta dua unit tangki HU dikerahkan. Penanganan kubangan air yang menghambat pencarian juga terus dilakukan.
Pada sisi lain, dapur umum Tagana sudah aktif menyalurkan makanan bagi warga dan tim SAR. Gudang logistik dipusatkan di SMP Pandanarum demi mempercepat distribusi bantuan. Layanan kesehatan dan pendampingan psikososial pun tetap berjalan, khususnya bagi kelompok rentan dan para pelajar.
Operasi SAR menghadapi beberapa tantangan, terutama potensi longsor susulan akibat hujan, kubangan air besar di lokasi, dan aliran mata air yang terus mengalir.
Untuk mengurangi risiko, BNPB bersama instansi terkait melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC), membuka jalur pembuangan air, dan mengalirkan air langsung ke sungai. Langkah ini dilakukan untuk menjaga keselamatan petugas sekaligus mempercepat pencarian 18 korban yang masih hilang.
Tim posko penanganan darurat BNPB akan terus memberikan pembaruan berkala dan memastikan seluruh unsur tetap terkoordinasi dalam mempercepat operasi pencarian, melindungi warga, dan memenuhi kebutuhan para pengungsi.
Upaya maksimal terus dilakukan dengan harapan seluruh korban yang masih hilang segera ditemukan dan proses pemulihan dapat berjalan lancar.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




