Wisatawan Kecewa Museum Tutup, Keraton Surakarta Klarifikasi
Minggu, 28 Desember 2025 | 15:45 WIB
Solo, Beritasatu.com - Sejumlah wisatawan yang berkunjung ke kawasan Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru (Nataru) 2026 kecewa lantaran Museum Keraton ternyata sedang ditutup. Pihak keraton pun langsung merespons isu ini.
Terkait tutupnya Museum Keraton Surakarta, Pengageng Museum dan Pariwisata Keraton Kasunanan Surakarta kubu Paku Buwono (PB XIV) Hamangkunegoro, GRAy Devi Lelyana Dewi mengatakan, penutupan terpaksa dilakukan karena belum tuntasnya pekerjaan renovasi museum yang dilakukan tim Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah X Jawa Tengah-Yogyakarta.
“Kami belum bisa membuka museum Keraton karena memang masih ada sisa pekerjaan dari BPK Wilayah X Jawa Tengah yang belum selesai. Misalnya, pintu otomatis yang tidak bisa berfungsi karena ternyata masih kurang alatnya, kemudian tadi juga ada batu arca yang tidak dikembalikan ke tempatnya sehingga menghalangi jalur pengunjung,” jelas Devi, Minggu (28/12/2025).
"Kemudian juga ada cat atap yang mengelupas sehingga berjatuhan ke lantai. Karena itu kami masih belum berani membuka museum meski ini momen liburan pasti banyak orang yang mau berkunjung,” lanjutnya.
Merespons masalah ini, Devi mengaku pihaknya sudah melayangkan surat ke BPK Wilayah X Jawa Tengah-Yogyakarta namun hingga berita ini diturunkan masih belum ada tanggapan.
“Surat kami layangkan sejak pascaperesmian oleh Menteri Kebudayaan Fadli Zon, karena katanya setelah acara pengerjaan akan dilanjutkan. Tetapi, sampai sekarang belum ada konfirmasi lagi. Saya enggak tahu mungkin ya karena liburan ini ya. Jadi, memang kami menunggu sampai semua proses penyelesaian revitalisasi itu selesai 100% baru berani membuka museum,” tegasnya.
Sebelumnya, beberapa wisatawan pun menyampaikan kekecewaannya. Salah satunya Lisa, warga asal Jakarta, datang bersama keluarga dan berharap dapat menikmati museum.
“Mau liburan ke rumah nenek di Cepu, tetapi mampir dahulu ke Solo. Pas lihat di Google tertulis buka, tetapi ternyata tutup. Akhirnya cuma bisa foto-foto di depan,” katanya saat ditemui Beritasatu.com di lokasi.
Hal serupa juga dialami Hari, wisatawan asal Surabaya. Ia memilih naik becak mengelilingi kawasan luar Keraton sebagai alternatif.
“Ngajak anak-anak ke sini biar lihat Museum Keraton dan dalamnya Keraton Solo. Tetapi ternyata tidak buka, ya sudah naik becak saja sambil keliling dan tukang becaknya ramah bercerita soal keraton,” ujarnya.
Sebagai informasi, sebagai salah satu bagian tur Museum Keraton biasanya memungkinkan pengunjung masuk hingga pelataran dalam keraton melalui pintu penghubung. Momen ini biasanya dimanfaatkan wisatawan untuk berfoto-foto dengan latar sejumlah bangunan yang ada di keraton, mulai dari Sasana Sewaka hingga area Panggung Sangga Buana.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




