ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Tanah Bergerak di Kebumen, Warga Dihantui Kekhawatiran

Rabu, 11 Maret 2026 | 04:42 WIB
MY
IC
Penulis: Muharom Adi Yuliarta | Editor: CAH
Warga Dusun Lubangcondong, Desa Tirtomoyo, Kecamatan Poncowarno, Kabupaten Kebumen diliputi kekhawatiran setelah munculnya fenomena tanah bergerak yang berdampak pada sejumlah rumah warga.
Warga Dusun Lubangcondong, Desa Tirtomoyo, Kecamatan Poncowarno, Kabupaten Kebumen diliputi kekhawatiran setelah munculnya fenomena tanah bergerak yang berdampak pada sejumlah rumah warga. (Beritasatu.com/Muharom Adi Yuliarta)

Kebumen, Beritasatu.com – Warga Dusun Lubangcondong, Desa Tirtomoyo, Kecamatan Poncowarno, Kabupaten Kebumen diliputi kekhawatiran setelah munculnya fenomena tanah bergerak yang berdampak pada sejumlah rumah warga.

Berdasarkan data dari pemerintah desa, sedikitnya terdapat 10 rumah warga yang terdampak tanah gerak di wilayah Dusun Lubangcondong. Selain retakan pada dinding rumah, beberapa teras dan pekarangan warga juga mengalami ambles.

Tidak hanya itu, jalan desa yang belum lama diaspal turut mengalami kerusakan akibat pergerakan tanah. Beberapa pohon di area kebun warga juga dilaporkan roboh.

ADVERTISEMENT

Salah satu warga terdampak, Nurul Khotimah (50), mengaku kini memilih tidur di ruang tengah rumahnya sejak munculnya retakan akibat pergerakan tanah di sekitar tempat tinggalnya.

Nurul bersama suami dan tiga anaknya masih bertahan di rumah tersebut meski hujan dengan intensitas tinggi beberapa waktu terakhir memicu pergerakan tanah di wilayah itu. Akibat kejadian tersebut, bagian teras rumahnya mengalami retak.

“Kalau tidur terus terang semenjak ada kejadian ini tidak pernah tidur di kamar untuk antisipasi,” kata Nurul saat ditemui di rumahnya, Selasa (10/3/2026).

Ia menjelaskan, retakan hanya terjadi di bagian teras rumah, sementara bagian dalam rumah masih relatif aman. Meski demikian, dirinya tetap merasa khawatir terutama ketika hujan deras turun.

Menurut Nurul, pergerakan tanah tersebut terjadi secara tiba-tiba. Ia baru menyadari adanya retakan pada pagi hari setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayahnya. “Kejadiannya tidak tahu. Tahu-tahu pagi sudah ada retakan-retakan seperti itu,” ujarnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Fenomena Tanah Bergerak di Rembang Meluas, 5 Rumah Warga Rusak Berat

Fenomena Tanah Bergerak di Rembang Meluas, 5 Rumah Warga Rusak Berat

JAWA TENGAH
Gibran Minta Korban Tanah Bergerak Semarang Tak Bolak-balik ke Rumah

Gibran Minta Korban Tanah Bergerak Semarang Tak Bolak-balik ke Rumah

NASIONAL
Tanah Bergerak Terjang Sragen, Badan Geologi Teliti 3 Dusun

Tanah Bergerak Terjang Sragen, Badan Geologi Teliti 3 Dusun

JAWA TENGAH
Tanah Bergerak di Morowali Paksa 288 Warga Mengungsi

Tanah Bergerak di Morowali Paksa 288 Warga Mengungsi

NUSANTARA
Tanah Bergerak di Kebumen Rusak Jalan hingga Lahan Pertanian

Tanah Bergerak di Kebumen Rusak Jalan hingga Lahan Pertanian

JAWA TENGAH
Longsor Situkung Banjarnegara Rusak 10 Ha Lahan, Luncuran Capai 1 Km

Longsor Situkung Banjarnegara Rusak 10 Ha Lahan, Luncuran Capai 1 Km

JAWA TENGAH

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon