Long Weekend Libur Paskah, Ratusan Ribu Wisatawan Padati Malioboro
Minggu, 5 April 2026 | 20:36 WIB
Yogyakarta, Beritasatu.com – Kawasan Malioboro, Yogyakarta dipadati ratusan ribu wisatawan selama libur panjang akhir pekan Paskah 2026. Berdasarkan data pergerakan orang (people counting), jumlah pengunjung bahkan sempat menembus lebih dari 277.000 orang dalam satu hari.
Berdasarkan data people counting Smart Province DIY pergerakan orang di Malioboro Jumat (3/4/2026) sebanyak 218.484 orang, Sabtu (4/4/2026) sebanyak 277.645 orang dan Minggu (5/4/2026) sebanyak 148.409 sampai pukul 19.00 WIB.
Kepadatan pengunjung berdampak pada lalu lintas di sejumlah akses menuju kawasan Malioboro. Jalan Abu Bakar Ali hingga gang-gang kecil yang terhubung ke Malioboro dipenuhi kendaraan, menyebabkan arus lalu lintas tersendat.
Tak hanya dipadati kendaraan, trotoar Malioboro juga penuh oleh wisatawan yang memanfaatkan momen libur panjang. Mereka tampak berjalan santai, berburu oleh-oleh khas, hingga mengabadikan momen dengan berfoto di sejumlah titik ikonik.
Selain itu, suasana semakin semarak dengan adanya pertunjukan live musik di sepanjang kawasan. Wisatawan juga dapat menikmati pengalaman berkeliling menggunakan andong maupun becak, yang menjadi daya tarik tersendiri.
Salah satu wisatawan asal Solo, Erli, mengaku menikmati suasana liburan di Yogyakarta meski harus menghadapi kepadatan.
“Ramai sih kayak macet gitu bikin pusing tapi seru ada live musiknya, tadi pagi sudah ke Kaliurang terus sekarang ke sini. Seru banget di Jogja,” ujarnya.
Lonjakan jumlah wisatawan ini menunjukkan Malioboro masih menjadi magnet utama pariwisata di Yogyakarta, terutama saat momentum libur panjang seperti Paskah.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Cuaca Jakarta Hari Ini Minggu 21 Juni: Hujan Ringan pada Malam Hari




