ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Manufacturing Surabaya 2024 Diikuti 284 Perusahaan dari 26 Negara

Kamis, 18 Juli 2024 | 09:33 WIB
AS
H
Penulis: Ahmad Shoim | Editor: HE
Pameran Manufacturing Surabaya 2024 di Grand City Convention and Exhibition Center Surabaya, Rabu, 17 Juli 2024.
Pameran Manufacturing Surabaya 2024 di Grand City Convention and Exhibition Center Surabaya, Rabu, 17 Juli 2024. (Beritasatu.com/Ahmad Shoim)

Surabaya, Beritasatu.com - PT Pamerindo Indonesia kembali menggelar pameran Manufacturing Surabaya. Pameran ini digelar mulai 17 hingga 20 Juli 2024 di Grand City Convention and Exhibition Center, Surabaya.

Event Director PT Pamerindo Indonesia, Meysia Stephannie mengatakan, Manufacturing Surabaya kali ini diikuti sebanyak 284 perusahaan dari 26 negara dengan beragam produk teknologi.

"Manufacturing Surabaya 2024 hadir lebih besar dan menampilkan merek-merek terkemuka. Sebanyak 284 perusahan partisipasi dari 26 negara dengan ragam produk dan solusi teknologi terbaru di industri manufaktur," kata Meysia Stephannie, Rabu (17/72024).

ADVERTISEMENT

Selain solusi produk dan inovasi teknologi, pameran ini juga menekankan pada peningkatan kualitas SDM melalui program dukungan bagi pengembangan di sektor manufaktur.

"Kami berharap, pameran ini dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan industri dan perekonomian Indonesia, terutama di Jawa Timur," ungkap Meysia.

Ia menegaskan, Pamerindo berkomitmen untuk terus mendukung perkembangan industri dan meningkatkan kepercayaan para pemangku kepentingan, termasuk eksibitor dan pengunjung pameran.

Sementara itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi yang turut membuka pameran menyampaikan, sebagai pusat perdagangan dan industri utama di Jawa Timur, Surabaya sangat terbuka terhadap berbagai aktivitas bisnis yang dapat mendorong pembangunan ekonomi inklusif.

"Saat ini pertumbuhan industri manufaktur Jawa Timur sudah mencapai 35%. Meskipun capaian tersebut telah melebihi target nasional pada 2045 sebesar 30%, kami tetap fokus untuk terus membangun dan mengembangkan SDM berkualitas melalui berbagai program peningkatan atau pelatihan," kata Eri Cahyadi.

Eri menegaskan, pembangunan SDM dan penguasaan  ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) merupakan bagian dari pilar visi misi Indonesia Emas 2045. SDM berkualitas dan inovasi teknologi menjadi faktor penting untuk mendorong pertumbuhan dan kemajuan industri manufaktur.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon