Banjir di Kediri Terjang Kolam Ikan dan Jalan Desa
Jumat, 28 Februari 2025 | 17:45 WIB
Kediri, Beritasatu.com – Cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Kediri, Jawa Timur, mengakibatkan banjir di Desa Pranggang, Kecamatan Plosoklaten, pada Jumat (28/2/2025). Derasnya arus air menerjang jalan desa dan merendam kolam milik para petani ikan setempat.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Kediri, Stefanus Djoko Sukrisno, menjelaskan, banjir disebabkan oleh meluapnya Sungai Gelap, yang tidak mampu menampung tingginya debit air akibat hujan deras.
"Di wilayah Plosoklaten terjadi hujan sangat deras dengan durasi lebih dari satu jam, sehingga menyebabkan banjir luapan di Desa Pranggang," ujar Djoko kepada Beritasatu.com, Jumat (28/2/2025).
Banjir mulai terjadi sekitar pukul 12.00 WIB, tetapi tidak ada laporan korban jiwa maupun luka-luka. BPBD Kabupaten Kediri langsung turun ke lokasi untuk melakukan pendataan dan pemantauan dampak banjir.
Hasil pendataan sementara menunjukkan bahwa tidak ada rumah warga yang terdampak, tetapi sejumlah kolam pembudidaya ikan serta jalan desa mengalami kerusakan akibat derasnya arus banjir.
Salah seorang warga Desa Pranggang, Udin, mengungkapkan, banjir kembali menerjang kolam ikan milik warga yang baru saja diisi benih ikan setelah kejadian serupa beberapa pekan lalu.
"Kolamnya baru diisi ikan, tetapi kena banjir lagi," keluhnya.
Saat ini, BPBD Kabupaten Kediri masih terus melakukan pemantauan dan pendataan dampak banjir, terutama bagi para petani ikan yang mengalami kerugian. Warga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat menyebabkan banjir susulan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




