Pemudik dari Bali Pilih Mudik Lebih Awal Jelang Hari Raya Nyepi
Sabtu, 22 Maret 2025 | 12:36 WIB
Banyuwangi, Beritasatu.com - Meski Idulfitri masih sekitar sepekan lagi, sejumlah perantau yang bekerja di Bali mulai tiba dan memadati pelabuhan ASDP Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur. Arus mudik Lebaran 2025 berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena bertepatan dengan hari raya Nyepi yang jatuh pada Sabtu (29/3/2025).
Puncak mudik yang berdekatan dengan hari raya Nyepi berpotensi menyebabkan kepadatan arus kendaraan di jalur penyeberangan Jawa-Bali, khususnya di Pelabuhan Ketapang dan Gilimanuk.
Oleh karena itu sebagian besar dari mereka memilih mudik lebih awal. Mereka beralasan ingin menghindari kemacetan serta penutupan arus lalu lintas saat hari raya Nyepi.
Baca Juga: Mudik Lebih Awal, Kendaraan Roda 2 Mulai Melintas di Pantura Cirebon
Salah seorang pemudik asal Banyuwangi Heru mengatakan, dirinya memilih mudik lebih awal karena ia ingin menghindari kepadatan arus mudik menjelang penutupan arus lalu lintas karena hari raya Nyepi.
"Ini dari Denpasar mau mudik ke Banyuwangi. Saya memilih mudik lebih awal karena ingin menghindari kemacetan jelang penutupan Hari Raya Nyepi,'' kata Heru.
Perlu diketahui Pelabuhan Ketapang di Banyuwangi dan Pelabuhan Gilimanuk di Bali akan tutup selama tiga hari pada puncak arus mudik Lebaran 2025, bertepatan dengan hari raya Nyepi.
Baca Juga: Mudik Lebaran 2025, Bandara Ahmad Yani Semarang Tambah 92 Penerbangan
Penutupan operasional kedua pelabuhan penyeberangan yang menghubungkan Bali dan Jawa ini akan berlangsung mulai Jumat, 28 Maret 2025, pukul 06.00 Wita hingga Minggu, 30 Maret 2025, pukul 06.00 Wita.
Dengan penutupan dalam rangka hari raya Nyepi ini, artinya Pelabuhan Ketapang dan Pelabuhan Gilimanuk tidak akan beroperasi pada H-3 hingga H-1 Lebaran.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




