ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Umat Hindu Ikuti Tawur Agung Kesanga di Candi Prambanan Jelang Nyepi

Rabu, 18 Maret 2026 | 17:22 WIB
JL
IC
Penulis: Joko Laksono | Editor: CAH
 Ribuan umat Hindu dari berbagai daerah di Pulau Jawa, Bali, hingga Daerah Istimewa Yogyakarta mengikuti prosesi Tawur Agung Kesanga di kawasan Candi Prambanan, Rabu 18 Maret 2026.
Ribuan umat Hindu dari berbagai daerah di Pulau Jawa, Bali, hingga Daerah Istimewa Yogyakarta mengikuti prosesi Tawur Agung Kesanga di kawasan Candi Prambanan, Rabu 18 Maret 2026. (Beritasatu.com/Joko Laksono)

Klaten, Beritasatu.com – Ribuan umat Hindu dari berbagai daerah di Pulau Jawa, Bali, hingga Daerah Istimewa Yogyakarta mengikuti prosesi Tawur Agung Kesanga di kawasan Candi Prambanan, Rabu (18/3/2026). Upacara ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Raya Nyepi.

Prosesi berlangsung khidmat dengan diikuti lebih dari 30.000 umat Hindu. Mereka datang dari berbagai wilayah untuk mengikuti ritual sakral yang memiliki makna penyucian diri serta keharmonisan antara manusia dan alam semesta.

Dalam rangkaian upacara, umat Hindu melaksanakan prosesi pradaksina atau berjalan mengelilingi candi. Ritual ini melambangkan upaya penyucian diri sekaligus menjaga keseimbangan alam. Selain itu, terdapat pula rangkaian doa, persembahan gunungan, hingga pemercikan air suci (tirta) kepada umat.

ADVERTISEMENT

Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Jawa Tengah, Tri Wahono, mengatakan Tawur Agung Kesanga merupakan simbol penyucian alam semesta sebelum umat menjalani Catur Brata Penyepian.

“Makna Tawur Agung adalah membersihkan alam semesta sebelum memasuki Catur Brata Penyepian. Penyucian ini tidak hanya dilakukan secara pribadi, tetapi juga bersama-sama, agar manusia kembali pada jiwa yang bersih,” ujarnya kepada Beritasatu.com.

Ia menambahkan, pada tahun ini perayaan Nyepi bertepatan dengan bulan Ramadan. Menurutnya, hal tersebut menjadi momentum yang baik karena kedua momen tersebut sama-sama mengajarkan tentang penyucian diri.

“Ini peristiwa yang baik bagi bangsa Indonesia, karena Nyepi dan Ramadan sama-sama mengajarkan pengendalian diri dan penyucian batin,” tambahnya.

Salah seorang peserta, Handi asal Solo mengatakan, dalam rangkaian Nyepi tahun ini bagian dari evaluasi diri agar kedepan bisa lebih baik dan damai. "Dunia bisa lebih damai dan Nyepi kali ini bagian dari evaluasi diri," ujarnya.

Dalam rangkaian Tawur Agung tersebut juga dilakukan peragaan Ogoh-Ogoh serta gunungan yang dibuat dari aneka buah buahan. 


 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Nyepi di Bali, Pecalang Kawal Warga Sakit ke RS Wangaya

Nyepi di Bali, Pecalang Kawal Warga Sakit ke RS Wangaya

BALI
50 Link Twibbon Hari Raya Nyepi 2026 Gratis untuk Bagikan Pesan Damai

50 Link Twibbon Hari Raya Nyepi 2026 Gratis untuk Bagikan Pesan Damai

NASIONAL
Sambut Nyepi, Ribuan Umat Hindu di Sidoarjo Ikuti Ibadah Tawur Agung

Sambut Nyepi, Ribuan Umat Hindu di Sidoarjo Ikuti Ibadah Tawur Agung

JAWA TIMUR
Operasional Tol Bali Mandara Ditutup 32 Jam Saat Nyepi

Operasional Tol Bali Mandara Ditutup 32 Jam Saat Nyepi

BALI
Gunung Bromo Ditutup Saat Nyepi, Wisata Dibuka Lagi 21 Maret

Gunung Bromo Ditutup Saat Nyepi, Wisata Dibuka Lagi 21 Maret

JAWA TIMUR
Tawur Kesanga di Manado Jadi Potret Nyata Toleransi Menjelang Nyepi

Tawur Kesanga di Manado Jadi Potret Nyata Toleransi Menjelang Nyepi

NUSANTARA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon