ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Gubernur Khofifah Retret 72 Pejabat Pemprov Jatim di Pusdik Arhanud

Senin, 28 April 2025 | 17:08 WIB
DF
IC
Penulis: Didik Fibrianto | Editor: CAH
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gunernur Emil Dardak saat menghadiri Retreat 72 pejabat pimpinan tinggi di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur di Pusat Pendidikan (Pusdik) Artileri Pertahanan Udara (Arhanud) di Kota Batu, Jawa Timur. (Istimewa/Humas Pemprov)
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gunernur Emil Dardak saat menghadiri Retreat 72 pejabat pimpinan tinggi di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur di Pusat Pendidikan (Pusdik) Artileri Pertahanan Udara (Arhanud) di Kota Batu, Jawa Timur. (Istimewa/Humas Pemprov) (Beritasatu.com/Didik Fibrianto)

Malang, Beritasatu.com - Sebanyak 72 pejabat pimpinan tinggi di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur menjalani retret di Pusat Pendidikan (Pusdik) Artileri Pertahanan Udara (Arhanud) di Kota Batu, Jawa Timur. 

Gubernur Khofifah mengatakan retret ini bukan sekadar agenda pertemuan, melainkan ruang strategis untuk memperkuat orkestrasi pembangunan lintas perangkat daerah, yang salah satunya ikut mengawal program pemerintah pusat.

“Retret ini adalah ruang penyatuan frekuensi, ruang pembentukan daya tahan mental dan fisik, serta ruang untuk merekatkan kembali semangat pengabdian kita. Kepemimpinan yang kuat lahir dari kebersamaan visi dan ketangguhan jiwa,” ujar Khofifah dalam keterangan yang diterima wartawan di Malang, Senin (28/4/2025).

ADVERTISEMENT

Pemprov Jawa Timur juga terus mendorong peningkatan daya saing melalui sembilan prioritas pembangunan dalam Nawa Bhakti Satya, yang bersinergi dengan Asta Cita dan pendekatan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) atau quick win

Adapun kesembilan bhakti yang terdapat pada Nawa Bhakti Satya meliputi Jatim Sejahtera, Jatim Kerja, Jatim Cerdas, Jatim Sehat, Jatim Akses, Jatim Berkah-Amanah, Jatim Agro, Jatim Harmoni, dan Jatim Lestari.

“Banyak narasumber yang mengutip dan menyampaikan terkait Asta Cita. Melalui retreat ini,  dapat mem-breakdown lebih detail supaya masing-masing perangkat daerah bisa paham Asta Cita dengan Nawa Bhakti Satya,” jelasnya.

Khofifah juga menekankan seluruh ASN perlu menjadikan prioritas ini sebagai panduan utama dalam perumusan kebijakan dan pelaksanaan program di lapangan.

“Penyesuaian dan adaptasi harus terus dilakukan kepala perangkat daerah di lingkungan Pemprov Jatim. Baru kemudian dilakukan sinergi dan kolaborasi. Selain itu setiap rupiah dari APBD harus berdampak langsung ke masyarakat. Harus nyata, terukur, dan menjawab kebutuhan riil warga,” tegasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

K9 Dikerahkan Perketat Kediaman Prabowo Jelang Retret Jilid 2

K9 Dikerahkan Perketat Kediaman Prabowo Jelang Retret Jilid 2

NASIONAL
Mendagri Rencanakan Gelar Retret untuk Para Sekda

Mendagri Rencanakan Gelar Retret untuk Para Sekda

NASIONAL
Peserta Retret Kaget Aturan Makan di IPDN

Peserta Retret Kaget Aturan Makan di IPDN

JAWA BARAT

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon