ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Dokter di Ponorogo Perbolehkan Pasien Bayar Seikhlasnya, Bahkan Gratis

Sabtu, 17 Mei 2025 | 13:53 WIB
GW
BW
Penulis: Gayuh Satria Wicaksono | Editor: BW
Dokter Rafika di Ponorogo melayani pasiennya.
Dokter Rafika di Ponorogo melayani pasiennya. (Beritasatu.com/Gayuh Satria Wicaksono)

Ponorogo, Beritasatu.com – Klinik sederhana milik dokter Rafika Augustine di Jalan Letjen Sukowati, Desa Ngunut, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo, viral berkat sistem pembayarannya yang tak biasa, yaitu  pasien boleh membayar seikhlasnya, bahkan gratis.

Klinik bernama Apotek Dokter R Medika ini setiap hari menerima belasan hingga puluhan pasien dengan berbagai keluhan. Tak ada tarif tetap, tak ada loket pembayaran. Hanya ada sebuah kotak kayu tempat pasien yang mampu dapat memasukkan uang seikhlasnya. Yang tidak mampu, diperbolehkan membayar dengan hasil kebun atau cukup dengan doa.

Salah satu pasien, Suci Lestari, yang berprofesi sebagai cleaning service, datang untuk memeriksakan anaknya yang sakit perut. Ia mengetahui klinik ini dari media sosial.

ADVERTISEMENT

“Bayarnya seikhlasnya, sudah termasuk obat juga. Alhamdulillah sangat membantu pada saat ekonomi sulit seperti sekarang,” ujar Suci.

Pasien lain, Endang Widayati, yang menderita gatal menahun, juga mencoba layanan klinik dr Rafika. Ia datang membawa hasil kebun berupa kacang panjang, terung, dan tomat sebagai bentuk pembayaran.

“Karena kami petani, jadi bawa hasil kebun saja. Bisa menghemat pengeluaran untuk kebutuhan lainnya,” katanya.

Dokter Rafika, lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Yogyakarta menjelaskan, sistem ini ia terapkan sebagai bentuk amal. Ia terinspirasi dari hadis yang menyebutkan bahwa menolong sesama akan mendatangkan pertolongan Allah di dunia dan akhirat.

“Kami berikan tiga pilihan, bayar seikhlasnya, bawa hasil kebun, atau cukup doa tulus jika benar-benar tidak mampu,” jelas ibu satu anak ini.

Menariknya, seluruh pasien, tanpa membedakan latar belakang ekonomi, diperbolehkan menggunakan sistem ini. Bahkan khusus untuk tukang ojek dan keluarganya, semua layanan berobat dan obat diberikan secara gratis.

“Paman saya tukang ojek, jadi saya tahu beratnya hidup mereka. Itulah alasan saya gratiskan,” tambah Rafika.

Meski mempekerjakan apoteker dan perawat, ia tak khawatir kliniknya merugi. Ia mengaku memiliki usaha sampingan yang mendukung operasional klinik.

Klinik Dokter R buka setiap Senin sampai Sabtu, pukul 06.00–09.00 WIB pada pagi hari, dan pukul 16.00–20.00 WIB pada sore hari. Lokasinya berada di jalan alternatif penghubung Ponorogo–Magetan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

IDI Soroti Ketimpangan Penyebaran Dokter di Indonesia

IDI Soroti Ketimpangan Penyebaran Dokter di Indonesia

LIFESTYLE
Masih Jadi Kebiasaan, Dokter Ingatkan Bahaya Merokok setelah Makan

Masih Jadi Kebiasaan, Dokter Ingatkan Bahaya Merokok setelah Makan

LIFESTYLE
Polresta Malang Kota Pastikan Kasus Dokter AY Ditangani Transparan

Polresta Malang Kota Pastikan Kasus Dokter AY Ditangani Transparan

JAWA TIMUR
Data Pegawai BUMN hingga Dokter Penerima Bansos Perlu Diverifikasi

Data Pegawai BUMN hingga Dokter Penerima Bansos Perlu Diverifikasi

EKONOMI
PPATK: Data Dokter-Pegawai BUMN Penerima Bansos Masih Akan Bertambah

PPATK: Data Dokter-Pegawai BUMN Penerima Bansos Masih Akan Bertambah

NASIONAL
Mensos Ungkap Anggota DPR, Pegawai BUMN dan Dokter Terima Bansos

Mensos Ungkap Anggota DPR, Pegawai BUMN dan Dokter Terima Bansos

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon