Pemkot Kediri Gelar Aksi Baca Serentak dan Luncurkan Duta Siaga
Minggu, 25 Mei 2025 | 18:33 WIB
Kediri, Beritasatu.com — Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri memperingati Hari Buku Nasional dan Hari Kearsipan Nasional dengan menggelar aksi membaca serentak di kawasan Car Free Day Jalan Dhoho, Minggu (25/5/2025). Kegiatan ini melibatkan siswa sekolah dasar, forum anak, serta komunitas literasi dari berbagai kalangan.
Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, yang akrab disapa “mbak wali”, turut hadir dan membagikan buku kepada anak-anak peserta aksi. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya menumbuhkan budaya membaca di tengah pesatnya arus digitalisasi.
“Meski teknologi terus berkembang, buku tetap menjadi media pembelajaran utama yang menumbuhkan logika, imajinasi, dan rasa ingin tahu. Orang tua perlu meluangkan waktu untuk membiasakan anak-anak membaca sejak dini,” ujar Vinanda.
Vinanda juga menyampaikan kekhawatiran terhadap tren konsumsi konten hiburan singkat di platform digital yang dapat melemahkan kemampuan berpikir kritis, terutama pada generasi muda.
Tingkat kegemaran membaca (TGM) Kota Kediri tercatat mencapai 99,34 pada tahun 2024, naik signifikan dari tahun sebelumnya sebesar 54,2. Angka ini menjadikan Kediri sebagai kota dengan TGM tertinggi di Jawa Timur dan ketiga secara nasional. Berkat capaian tersebut, Kota Kediri meraih penghargaan dari Perpustakaan Nasional.
Pemkot Kediri berkomitmen memperkuat budaya literasi melalui berbagai program, antara lain perpustakaan keliling, pojok baca, perpustakaan digital, layanan antar buku ke rumah, serta lomba bercerita.
“Ini bentuk dukungan berkelanjutan untuk menjadikan membaca sebagai budaya masyarakat,” tambah Vinanda.
Bersamaan dengan peringatan Hari Buku dan Hari Kearsipan, Pemkot Kediri juga meluncurkan program Duta Siaga (Perlindungan dan Penyelamatan Arsip Keluarga). Program ini menyediakan layanan gratis perbaikan dokumen penting keluarga seperti ijazah, akta kelahiran, surat nikah, dan surat tanah. Layanan tersedia di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Kediri setiap hari kerja.
“Tujuannya agar masyarakat memahami pentingnya perlindungan arsip dan dapat mencegah kerusakan akibat bencana dengan cepat dan tepat,” jelas Vinanda.
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Kediri, Eko Lukomono, menambahkan bahwa kegiatan ini juga bertujuan mengenalkan berbagai layanan literasi dan arsip kepada masyarakat luas. Pihaknya menggandeng Forum Taman Bacaan Masyarakat (TBM), komunitas Kediri Book Party, serta toko buku lokal dalam menyukseskan acara ini.
“Sebagai warga Kediri, kita patut bangga. Kota Kediri menempati posisi kedua tingkat kegemaran membaca di Jawa Timur, dan peringkat ketiga secara nasional,” katanya.
Dalam acara yang digelar Pemkot Kediri ini , Wali Kota Vinanda juga menyerahkan penghargaan kepada sejumlah TBM yang dinilai aktif mempromosikan literasi inklusif. TBM penerima penghargaan antara lain TBM Cerdas Mandiri, TBM Al-Madinah, dan TBM Lisa.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




