ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

11 Pendaki Tersesat di Gunung Arjuna setelah Ikuti Jalur di YouTube

Kamis, 29 Mei 2025 | 23:28 WIB
DF
JS
Penulis: Didik Fibrianto | Editor: JJS
Ilustrasi pendaki gunung
Ilustrasi pendaki gunung (Beritasatu.com/Gede Sumertayasa)

Malang, Beritasatu.com – Sebanyak 11 orang pendaki asal Malang dilaporkan tersesat di kawasan Bukit Lincing, Gunung Arjuna, Kabupaten Malang. Para pendaki tersebut nekat mendaki melalui jalur tidak resmi via Kebun Teh Wonosari tanpa tiket atau registrasi resmi ke pengelola Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo.

Menurut Kasihumas Polres Malang AKP Bambang Subinajar,  rombongan melakukan pendakian pada Kamis (29/5/2025) pukul 01.00 WIB dini hari. Mereka mengikuti panduan dari video di platform YouTube dan tidak melakukan registrasi resmi.

“Rombongan sempat kehilangan arah saat berada di jalur pendakian, diduga mereka menggunakan jalur yang tidak resmi,” ungkap AKP Bambang Subinajar kepada wartawan.

Dalam perjalanan menuju puncak Bukit Lincing, para pendaki kehilangan arah dan tersesat di tengah hutan.

ADVERTISEMENT

Peristiwa tersesatnya rombongan ini diketahui setelah salah satu pendaki berhasil menghubungi rekannya untuk meminta bantuan. Laporan tersebut diterima pihak kepolisian sekitar pukul 09.00 WIB.

Menanggapi laporan itu, tim evakuasi gabungan dari Tahura Raden Soerjo, Perhutani, Bhabinkamtibmas Polsek Singosari, Babinsa, SAR Samudra, dan relawan PMI langsung dikerahkan ke lokasi mulai pukul 10.00 WIB.

Semua pendaki dipastikan dalam keadaan selamat dan telah diserahkan kembali ke pihak keluarga.

“Seluruh pendaki berhasil ditemukan dalam keadaan selamat pada pukul 15.30 WIB,” ujarnya.

Berikut adalah nama-nama pendaki yang berhasil dievakuasi yaitu:

Identitas Pendaki dan Kondisi Selamat 

1. EY (45) dari Jl. Plaosan Barat, Kota Malang.

2. A (45) dari Jl. Plaosan Barat, Kota Malang.

3. V (18) dari Jl. Plaosan Barat, Kota Malang.

4. S (18) dari Wagir, Kabupaten Malang.

5. MRM (17) dari Blimbing, Kota Malang.

6. AZ (46) dari Sapto Renggo, Kecamatan Pakis.

7. NF (46) dari Sapto Renggo, Kecamatan Pakis.

8. KA (42) dari Lawang.

9. LN (45) dari Lawang.

10. NPI (15) dari Dusun Sapto Renggo, Pakis.

11. KM (18) dari Dusun Krajan Tengah, Desa Wonorejo, Kecamatan Lawang.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Fakta-fakta Pendakian Gunung Gede, Teknologi RFID Awasi Pergerakan

Fakta-fakta Pendakian Gunung Gede, Teknologi RFID Awasi Pergerakan

JAWA BARAT

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon