Bupati Kediri Hanindhito Pastikan Tidak Ada Razia Bendera One Piece
Kamis, 7 Agustus 2025 | 19:51 WIB
Kediri, Beritasatu.com - Viral pengibaran bendera one piece di berbagai daerah membuat heboh jagat media sosial (medsos). Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana memastikan tidak akan ada sweeping terhadap bendera tersebut di wilayahnya.
Hanindhito Himawan Pramana menyampaikan, pengibaran bendera bertema one piece seharusnya tidak menjadi persoalan besar.
Ia menilai hal itu sebagai bentuk kreativitas anak muda yang patut diapresiasi, selama tidak melanggar batas norma kebangsaan.
“Selama bendera one piece itu tidak lebih tinggi dari Bendera Merah Putih, saya kira tidak ada masalah,” ujar Hanindhito Himawan Pramana kepada wartawan, Kamis (7/8/2025).
Pria yang akrab disapa Mas Dhito itu menambahkan, bendera bertema kartun atau anime, seperti one piece, adalah ekspresi kreatif masyarakat yang semakin beragam. Tidak hanya bendera, banyak bentuk ekspresi lain yang mencerminkan imajinasi dan budaya populer generasi muda.
Namun demikian, ia juga mengingatkan agar masyarakat tetap bijak dalam mengekspresikan diri.
“Kecuali pengibaran bendera ini sebagai bentuk provokasi atau radikalisme, tentu itu beda cerita,” ujarnya.
Menanggapi rumor yang beredar di media sosial tentang adanya razia atau sweeping terhadap bendera one piece, Mas Dhito membantah tegas.
“Kami juga menegaskan, tidak ada (sweeping) bendera one piece oleh petugas kami,” jelasnya.
Sebelumnya, bendera one piece berwarna hitam dengan logo tengkorak dan topi jerami memang tengah viral di berbagai platform media sosial. Banyak warganet yang memposting gambar dan video pengibaran bendera tersebut di halaman rumah, bahkan di tiang bendera.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




