Tarif PBB di Surabaya Tak Naik, Eri Cahyadi: Ekonomi Sedang Sulit
Sabtu, 16 Agustus 2025 | 21:46 WIB
Surabaya, Beritasatu.com – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tidak akan menaikkan tarif Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) pada tahun ini. Menurutnya, kebijakan kenaikan PBB justru akan semakin membebani masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang sulit.
"Saya tidak ingin memberatkan masyarakat Surabaya dengan menaikkan PBB atau pungutan lainnya. Sekarang kondisinya sedang susah," ujar Eri, Sabtu (16/8/2025).
Meski begitu, Eri menghargai langkah sejumlah kepala daerah yang memilih menaikkan PBB. Ia memahami bahwa kebijakan tersebut ditempuh karena pemerintah daerah kesulitan merealisasikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara penuh.
"Hari ini semua daerah sedang kesulitan. Baik pemerintah kabupaten maupun kota, ketika ada efisiensi atau kebutuhan pembangunan, maka ada pemda yang menempuh kebijakan menaikkan PBB," jelasnya.
Eri menambahkan, setiap kepala daerah memiliki tanggung jawab besar untuk pembangunan wilayah dan kesejahteraan rakyatnya. Karena itu, kebijakan menaikkan PBB biasanya dilakukan untuk menambah PAD yang digunakan membiayai pembangunan infrastruktur, program pengentasan kemiskinan, maupun pendidikan gratis.
Namun, Eri menegaskan Pemkot Surabaya memilih langkah berbeda. "Ketika kita bisa mengoptimalkan sektor pendapatan lain, mengapa harus menaikkan PBB? Setiap kepala daerah tentu memiliki pertimbangannya masing-masing," pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Cuaca Jakarta Hari Ini Minggu 21 Juni: Hujan Ringan pada Malam Hari




