ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Warga Trenggalek Berebut Bibit, Sejumlah Orang Terjatuh dan Terinjak

Minggu, 31 Agustus 2025 | 22:12 WIB
MM
DM
Penulis: Moh. Muajijin | Editor: DM
Suasana pembagian ribuan bibit tanaman buah di Pendopo Agung Manggala Praja Nugraha, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, pada Minggu, 31 Agustus 2025 berubah ricuh. Ratusan warga yang sudah menunggu sejak pagi berebut masuk ke lokasi hingga menyebabkan sejumlah orang terjatuh dan terinjak-injak.
Suasana pembagian ribuan bibit tanaman buah di Pendopo Agung Manggala Praja Nugraha, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, pada Minggu, 31 Agustus 2025 berubah ricuh. Ratusan warga yang sudah menunggu sejak pagi berebut masuk ke lokasi hingga menyebabkan sejumlah orang terjatuh dan terinjak-injak. (Beritasatu.com/Moh. Muajijin)

Trenggalek, Beritasatu.com - Suasana pembagian ribuan bibit tanaman buah di Pendopo Agung Manggala Praja Nugraha, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, pada Minggu (31/8/2025) berubah ricuh. Ratusan warga yang sudah menunggu sejak pagi berebut masuk ke lokasi hingga menyebabkan sejumlah orang terjatuh dan terinjak-injak.

Kebanyakan korban adalah warga lanjut usia yang tidak mampu menahan desakan massa. Petugas gabungan dari Satpol PP, polisi, TNI, dan Damkar langsung memberikan pertolongan cepat dengan mengevakuasi warga yang terjatuh.

Sementara itu, warga yang berhasil masuk ke pendopo langsung berebut ribuan bibit tanaman untuk ditanam di rumah masing-masing. “Ke sini karena ingin memeriahkan rangkaian hari jadi Trenggalek. Pemkab menyediakan ribuan bibit tanaman untuk dibagikan,” ujar Jasmani, salah satu warga.

ADVERTISEMENT

Tak hanya bibit, warga juga ikut berebut gunung tumpeng hasil bumi yang menjadi bagian tradisi perayaan. Pembagian bibit ini merupakan rangkaian peringatan Hari Jadi Trenggalek ke-831.

Prosesi diawali dengan kirab pusaka Kabupaten dari Desa Kamulan dan Karangrejo menuju pendopo, dilakukan secara khidmat dengan adat Jawa. Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin berharap momentum ini memberi manfaat bagi masyarakat.

“Dengan makna hari jadi dan pembagian bibit tanaman, kami berharap Trenggalek semakin hijau dan membawa rezeki bagi masyarakat,” ujarnya.

Perayaan Hari Jadi Trenggalek menjadi agenda tahunan yang tidak hanya disambut warga lokal, tetapi juga menjadi daya tarik wisata budaya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon