Belasan Siswa SD di Tulungagung Terpaksa Belajar di Tenda Darurat
Rabu, 10 September 2025 | 10:38 WIB
Tulungagung, Beritasatu.com – Belasan siswa kelas 4 Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Kradinan, Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, terpaksa mengikuti kegiatan belajar mengajar di tenda darurat.
Sebanyak 19 siswa belajar di dalam tenda berukuran 3x6 meter bantuan BPBD Kabupaten Tulungagung yang didirikan di halaman sekolah. Kondisi ini terjadi setelah ruang kelas mereka rusak parah akibat tanah longsor yang melanda kawasan sekolah pada Selasa (19/8/2025).
Sebelumnya, siswa sempat belajar di musala dan area parkir sekolah. Namun, ruang musala terasa sempit sehingga siswa harus duduk lesehan dengan meja lipat, sedangkan area parkir membuat konsentrasi belajar terganggu karena suara kendaraan yang lalu lalang.
“Kami terpaksa belajar di dalam tenda darurat setelah dua minggu di parkiran dan musala. Namun, di tenda suasananya masih bising, dan kalau siang hari cukup panas. Hingga kini belum ada kepastian kapan ruang kelas bisa digunakan kembali,” kata Dwi Sri Sulasmi, guru kelas 4 SDN 2 Kradinan, Rabu (10/9/2025).
Meski dengan keterbatasan, para siswa tetap bersemangat mengikuti pelajaran. “Ya, terpaksa belajar di tenda. Namun, kita tetap semangat, meskipun kalau siang panas,” ujar Belvis Azizah Salsabela, siswi kelas 4.
Longsor yang terjadi pada pertengahan Agustus lalu merusak ruang kelas 4, perpustakaan, dan kamar mandi sekolah. Sebagian bangunan bahkan hilang terbawa material longsor. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




