BPBD Kerahkan Ekskavator Evakuasi Korban Musala Ponpes Ambruk
Senin, 29 September 2025 | 19:50 WIB
Sidoarjo, Beritasatu.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur menurunkan alat berat ekskavator untuk membantu mengevakuasi para santri yang tertimpa reruntuhan musala Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Sidoarjo.
Hingga pukul 17.55 WIB, tim gabungan yang terdiri atas BPBD, Basarnas, TNI, Polri, serta warga sekitar masih melakukan upaya penyelamatan.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.40 WIB ketika para santri sedang melaksanakan salat ashar berjemaah. Bangunan musala tiba-tiba runtuh dan menimpa ratusan santri yang berada di dalamnya.
Wahid, santri kelas tujuh MTs Al Khoziny, menuturkan sebelum ambruk, bangunan sempat bergoyang. “Saat rakaat kedua, bagian ujung musala roboh lalu merembet ke sisi lain,” ujarnya dikutip dari Antara.
Ia mengaku berhasil menyelamatkan diri sambil mengajak teman-temannya keluar.
Menurut keterangan Wahid, ada lebih dari 100 santri yang berada di dalam musala ketika insiden terjadi. Bangunan tersebut diketahui sedang direnovasi untuk menambah lantai keempat dari rencana lima lantai.
Media Center Basarnas Surabaya menyebut, sejak pagi dilakukan pengecoran lantai atas musala tersebut. Dugaan sementara, pondasi tidak cukup kuat menahan beban, sehingga bangunan dari lantai empat hingga ke dasar roboh.
Pantauan di lokasi menunjukkan puluhan ambulans masih siaga. Sejak sore, belasan korban luka sudah dibawa ke RSUD Sidoarjo untuk mendapat perawatan.
Hingga berita ini disusun, belum ada keterangan resmi terkait jumlah korban maupun penyebab pasti ambruknya bangunan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




