Wagub Emil Dardak Imbau Wali Santri Tak Masuk Lokasi Musala Runtuh
Selasa, 30 September 2025 | 14:31 WIB
Sidoarjo, Beritasatu.com – Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak Elestianto, mengimbau semua pihak untuk tidak masuk ke lokasi runtuhnya musala Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny, Sidoarjo. Hal ini bertujuan agar proses evakuasi berjalan lancar dan aman.
“Hasil evaluasi kami harus tegas, keras, tetapi bukan dengan kekerasan. Kami memastikan jangan sampai ada yang menerobos perimeter, karena tadi ada yang mengatasnamakan relawan mencoba masuk dan justru membahayakan. Bahkan sempat terjadi insiden kecil di lokasi,” kata Emil Dardak, Selasa (30/9/2025).
Emil juga meminta para wali santri menahan diri dan tidak mencoba masuk ke lokasi reruntuhan musala demi mencegah risiko lebih besar.
“Mereka ingin masuk, tetapi risikonya bukan hanya pada diri mereka, melainkan juga pada petugas dan korban yang sedang dievakuasi. Kondisi di dalam sangat berbahaya, tim bekerja di area sempit dengan reruntuhan yang rapuh dan pelat besi tajam,” tegas Emil.
Hingga Selasa siang, data dari Posko Basarnas mencatat tiga korban meninggal dunia akibat ambruknya musala Ponpes Al-Khoziny.
Sebelumnya, musala yang berada di lantai dua Ponpes Al-Khoziny, Kecamatan Buduran, Sidoarjo, ambruk saat digunakan untuk salat ashar berjemaah pada Senin (29/9/2025) pukul 14.40 WIB. Peristiwa tragis ini menimpa para santri yang sedang beribadah.
Seorang saksi mata, Wahid, santri kelas tujuh Madrasah Tsanawiyah Al-Khoziny, menyebut sebelum runtuh, bangunan sempat terasa bergoyang.
Proses evakuasi korban runtuhnya musala masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan sejak Senin malam hingga Selasa siang.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




