BPBD: Kabupaten Malang Belum Terdampak Erupsi Gunung Semeru
Rabu, 19 November 2025 | 19:58 WIB
Malang, Beritasatu.com- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang menyatakan belum ada laporan terkait dampak dari erupsi Gunung Semeru di beberapa wilayah kecamatan yang lokasinya berbatasan dengan Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.
Informasi ini disampaikan oleh Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan.
"Untuk wilayah Kabupaten Malang, berdasarkan pantauan dari rekan-rekan pos lapangan (poslap) maupun relawan di wilayah Ampelgading-Tirtoyudo mulai sore tadi sampai saat ini belum terjadi gejolak," ujar Sadono, dikutip dari Antara, Rabu (19/11/2025).
Ia menyebutkan, dampak erupsi sejauh ini tidak ditemukan di wilayah Kecamatan Poncokusumo. Melihat kondisi tersebut, Sadono menegaskan Kabupaten Malang belum masuk mengalami fase kedaruratan bencana imbas erupsi Semeru
"Belum ada laporan yang mengindikasikan wilayah Kabupaten Malang juga mengalami kedaruratan terkait erupsi Gunung Semeru,” imbuhnya.
Meski demikian, BPBD Kabupaten Malang terus berkoordinasi dengan poslap dan relawan di lapangan untuk memantau kondisi di setiap wilayah perbatasan antara Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang.
Sebelumnya, Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) meningkatkan status aktivitas Gunung Semeru dari level III (Siaga) menjadi level IV (Awas). Kepala Badan Geologi Muhammad Wafid, menjelaskan peningkatan status dilakukan setelah pemantauan visual dan instrumental menunjukkan aktivitas vulkanik yang masih tinggi dan tidak stabil.
"Kenaikan tingkat aktivitas Gunung Semeru dari level III (Siaga) ke level IV (Awas) pada pukul 17.00 WIB," kata Wafid.
Badan Geologi meminta masyarakat, pendaki, dan wisatawan tidak melakukan aktivitas dalam radius delapan kilometer dari kawah, serta sektoral barat hingga timur laut sejauh 20 kilometer dari pusat erupsi.
Selain itu, masyarakat juga harus mewaspadai potensi banjir lahar jika terjadi hujan deras, khususnya di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan, sejauh delapan kilometer dari puncak gunung.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Cuaca Jakarta Hari Ini Minggu 21 Juni: Hujan Ringan pada Malam Hari




