ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Aktivitas Semeru Meningkat: 45 Gempa Letusan Tercatat dalam 6 Jam

Jumat, 21 November 2025 | 09:46 WIB
A
S
Penulis: Antara | Editor: JTO
Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur meletus, Rabu (19/11/2025) sore.
Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur meletus, Rabu (19/11/2025) sore. (Beritasatu.com/BNPB)

Jakarta, Beritasatu.com - Gunung Semeru di perbatasan Lumajang dan Malang, Jawa Timur, mencatat peningkatan aktivitas pada Jumat (21/11/2025). Dalam enam jam pengamatan, pukul 00.00-06.00 WIB, instrumen seismik merekam 45 gempa letusan.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru Rudra Wibowo menyebut, amplitudo gempa berkisar 10-22 milimeter dengan durasi 58-184 detik. “Total ada 45 gempa erupsi,” kata Rudra dalam laporan tertulis.

Selain letusan, terjadi enam gempa guguran dengan amplitudo 2-4 milimeter dan durasi hingga 74 detik. Delapan gempa hembusan dan lima gempa tektonik jauh ikut terekam. Gempa tektonik itu memiliki amplitudo 4-8 milimeter dengan rentang waktu SP 14-16 detik. “Aktivitasnya cukup padat sepanjang dini hari,” ujar Rudra.

ADVERTISEMENT

Pengamatan visual tidak selalu optimal karena puncak gunung beberapa kali tertutup kabut. Asap kawah tidak terpantau. Cuaca dilaporkan mendung hingga hujan dengan angin lemah ke arah tenggara. Kondisi itu membuat evaluasi gunung lebih bergantung pada data kegempaan.

Status Semeru tetap berada di Level IV atau Awas. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi mempertegas pembatasan aktivitas masyarakat. Warga dilarang beraktivitas di sektor tenggara hingga 20 kilometer dari puncak, terutama di sepanjang Besuk Kobokan yang menjadi jalur utama awan panas.

“Di luar jarak itu, masyarakat tetap diminta menjauh 500 meter dari sempadan sungai,” kata Rudra.

Radius delapan kilometer dari kawah wajib steril dari aktivitas. Ancaman lontaran batu pijar menjadi alasan utama pembatasan. PVMBG juga meminta kewaspadaan terhadap potensi awan panas, guguran lava, dan aliran lahar di sungai berhulu puncak Semeru. Daerah yang perlu diwaspadai mencakup Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat.

Hingga Jumat (21/11/2025) pagi, aktivitas Semeru masih fluktuatif. Petugas melanjutkan pemantauan 24 jam untuk mengantisipasi perubahan kondisi gunung.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Status Awas, Gunung Semeru Alami 12 Letusan dalam Sehari

Status Awas, Gunung Semeru Alami 12 Letusan dalam Sehari

JAWA TIMUR
Awan Panas Letusan Dahsyat Semeru Membuka Jalur Baru

Awan Panas Letusan Dahsyat Semeru Membuka Jalur Baru

JAWA TIMUR

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon