ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Banjir Probolinggo Belum Surut, Aktivitas Warga Lumpuh

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:03 WIB
Z
HH
Penulis: Zulkiflie | Editor: HP
Sebanyak 320 rumah di Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, masih terendam banjir.pada Minggu, 22 Februari 2026 pagi.
Sebanyak 320 rumah di Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, masih terendam banjir.pada Minggu, 22 Februari 2026 pagi. (Beritasatu.com/Zulkiflie)

Kraksaan, Beritasatu.com - Ratusan rumah di Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, masih terendam banjir yang terjadi sejak Sabtu (21/2/2026) malam hingga Minggu (22/2/2026) dini hari. Meski genangan belum sepenuhnya surut, jalur Pantura Surabaya-Banyuwangi kini telah kembali normal.

Salah satu wilayah terdampak paling parah berada di Kelurahan Kraksaan Wetan. Sedikitnya 320 keluarga masih terendam banjir hingga Minggu pagi.

Aktivitas warga lumpuh akibat genangan air yang masih cukup tinggi. Sebagian besar warga memilih bertahan di sekitar rumah untuk menjaga harta benda agar tetap aman dari kerusakan maupun kehilangan.

ADVERTISEMENT

Ketua RT setempat, Erwandianto mengatakan kebutuhan mendesak warga saat ini adalah bantuan makanan dan obat-obatan. Menurutnya, kondisi ekonomi warga yang rata-rata menengah ke bawah semakin tertekan akibat bencana banjir.

"Rata-rata warga di sini menengah ke bawah, jadi untuk bantuan sangat dibutuhkan. Apalagi peralatan elektronik warga juga banyak yang rusak," ungkapnya.

Ia menjelaskan, ketinggian air di sejumlah lokasi masih berkisar antara 0,5 meter hingga 2 meter. Kondisi tersebut membuat sebagian warga memilih mengungsi ke tepian Jalan Pantura karena akses menuju rumah mereka masih terendam.

"Ini yang mengungsi ke tepian Jalan Pantura karena jalan menuju rumahnya masih terendam banjir cukup tinggi," terang Erwandianto.

Sementara itu, Jalan Pantura Kraksaan yang sebelumnya terendam banjir dilaporkan sudah dapat dilalui kendaraan secara normal sejak Minggu pagi. Genangan air mulai berangsur surut sekitar pukul 03.00 WIB.

Jalur nasional Pantura yang menjadi akses utama penghubung Surabaya-Banyuwangi kini kembali berfungsi normal, setelah sebelumnya sempat tersendat akibat banjir.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo masih melakukan asesmen di sejumlah lokasi terdampak banjir. Petugas mendata kerusakan rumah warga, fasilitas umum, masjid, serta sarana pendidikan yang terdampak genangan maupun terjangan arus.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Probolinggo, Warga Mengungsi

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Probolinggo, Warga Mengungsi

JAWA TIMUR
10 Kecamatan di Probolinggo Dilanda Banjir, Jembatan Putus

10 Kecamatan di Probolinggo Dilanda Banjir, Jembatan Putus

JAWA TIMUR
Dramatis! Warga Probolinggo Dievakuasi Perahu Nelayan Saat Banjir

Dramatis! Warga Probolinggo Dievakuasi Perahu Nelayan Saat Banjir

JAWA TIMUR
Puluhan Rumah dan Ponpes di Probolinggo Diterjang Banjir Bandang

Puluhan Rumah dan Ponpes di Probolinggo Diterjang Banjir Bandang

JAWA TIMUR
Banjir Bandang Probolinggo Diduga Dampak Penebangan Kayu di Argopuro

Banjir Bandang Probolinggo Diduga Dampak Penebangan Kayu di Argopuro

JAWA TIMUR
Banjir Bandang Putus Akses di Probolinggo, 6 Ibu Hamil Terisolasi

Banjir Bandang Putus Akses di Probolinggo, 6 Ibu Hamil Terisolasi

JAWA TIMUR

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon