ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

3 Pekan Operasi Antik, Polda Riau Ungkap 342 Kasus Narkoba dan Tetapkan 485 Tersangka

Senin, 5 Agustus 2024 | 11:48 WIB
ER
IC
Penulis: Effendi Rusli | Editor: CAH
Polda Riau menangkap 485 pengedar narkoba selama operasi antik 2024. Senin 5 Agustus 2024.
Polda Riau menangkap 485 pengedar narkoba selama operasi antik 2024. Senin 5 Agustus 2024. (Beritasatu.com/Effendi Rusli)

Pekanbaru, Beritasatu.com - Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Riau menetapkan 485 tersangka kasus penyalahgunaan narkoba selama Operasi Antik 2024 yang digelar 11 Juli-1 Agustus 2024.

Direktur Reserse Narkoba Polda Riau Kombes Manang Soebeti menjelaskan, Polda Riau dan jajaran menyita 20,3 kilogram sabu-sabu, 778 butir ekstasi, 5,1 gram ganja, dan 10 butir happy five dari jaringan internasional. 

"Pelaksanaan operasi ini digelar selama 22 hari. Jumlah kasus yang diungkap sebanyak 342 dengan jumlah tersangka sebanyak 485 orang, terdiri dari 466 orang pria dan 19 perempuan," kata Manang, Senin (5/8/2024). 

ADVERTISEMENT

Dari keseluruhan tersangka, ada 16 orang positif menggunakan narkoba. Mereka berasal dari berbagai profesi, mulai dari buruh hingga pegawai negeri sipil (PNS). 

"Ada 3 orang PNS, 42 pegawai swasta, 103 wiraswasta, 62 orang petani, 11 orang ibu rumah tangga, 17 orang mahasiswa, 25 orang pelajar, 35 orang buruh, dan 87 orang pengangguran," ujar Manang. 

Dikatakan Manang, tren penggunaan atau peredaran narkoba tertinggi berada di Kota Pekanbaru, yakni di sekitar wilayah Kecamatan Tampan, Kecamatan Senapelan (Kampung Dalam), Kecamatan Bukit Raya, Kecamatan Rumbai Pesisir, dan Kecamatan Pekanbaru Kota di Jalan Pangeran Hidayat. 

Di wilayah kabupaten, peredaran narkoba tertinggi berada di Kabupaten Rokan Hilir, yakni di Kecamatan Bagan Sinembah, Kecamatan Bangko, dan Kecamatan Pujud. Kemudian di Kabupaten Bengkalis di sekitar Kecamatan Mandau dan terakhir di pusat Kota Dumai. 

"Kami mengimbau seluruh masyarakat, pihak pemerintah daerah terkait, pengelola jasa tempat hiburan malam, kampung-kampung atau wilayah yang disebut rawan narkoba dan penginapan agar melakukan pengawasan yang ketat untuk meminimalisir peredaran narkoba," pungkasnya. 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Di Hotel dan SPBU, Menantu Rancang Pembunuhan Mertua di Pekanbaru

Di Hotel dan SPBU, Menantu Rancang Pembunuhan Mertua di Pekanbaru

NUSANTARA
Bibir Ratih Cacat Permanen. Kuasa Hukum: 2 Kali Operasi Gagal

Bibir Ratih Cacat Permanen. Kuasa Hukum: 2 Kali Operasi Gagal

NUSANTARA
Polisi Dalami Pembunuhan Lansia di Pekanbaru, Menantu Disorot

Polisi Dalami Pembunuhan Lansia di Pekanbaru, Menantu Disorot

NUSANTARA
Polda Riau Musnahkan Narkoba Rp 71,5 M dari Sindikat Internasional

Polda Riau Musnahkan Narkoba Rp 71,5 M dari Sindikat Internasional

NUSANTARA
DPR Apresiasi Polda Riau Tegas Perangi Narkoba

DPR Apresiasi Polda Riau Tegas Perangi Narkoba

KEPULAUAN RIAU
Polda Riau Tangkap Penyuplai 3,2 Ton BBM ke Tambang Ilegal Kuansing

Polda Riau Tangkap Penyuplai 3,2 Ton BBM ke Tambang Ilegal Kuansing

NUSANTARA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon