Cuaca Ekstrem, Asita Akui Banyak Wisatawan Tunda Perjalanan
Kamis, 29 Desember 2022 | 19:40 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Cuaca ekstrem yang melanda sebagaian besar wilayah Indonesia berdampak pada sektor pariwisata. Banyak wisatawan menundu perjalanan. Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia atau Asita Nunung Rusmiati mengungkapkan, tidak sedikit masyarakat yang menunda rencana perjalanan wisatanya karena khawatir dampak cuaca ekstrem.
Namun, belum dihitung berapa banyak yang telah membatalkan rencana perjalanan.
"Sekarang ini kan orang melihat cuaca. Tentunya banyak, ada beberapa termasuk profesor saya dan saya sendiri pun mikir-mikir, terutama di daerah laut dan pegunungan," kata Nunung kepada Beritasatu.com, Kamis (29/12/2022).
Nunung berharap cuaca ekstrem tidak terlalu berdampak pada bisnis anggota Asita, meskipun sebetulnya di akhir tahun merupakan periode puncak musim liburan.
"Kondisi cuaca ini pasti berdampak, tetapi mudah-mudahan tidak terlalu berdampak. Untuk daerah-daerah yang terkena badai atau longsor, itu pasti sangat terdampak, jadi tergantung dari daerahnya. Tetapi masih banyak juga provinsi lain yang tidak terdampak. Ini juga kita infokan ke wisatawan agar penurunan permintaannya tidak terlalu melonjak," ujar Nunung.
Sementara itu, Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Hariyadi Sukamdani di kesempatan sebelumnya mengungkapkan, menjelang akhir tahun ini terjadi penurunan tingkat okupansi hotel hingga 50% dibandingkan tahun lalu, khususnya di wilayah pesisir selatan dan utara pulau Jawa.
Penurunan itu karena ada ketakutan dari masyarakat menyusul adanya imbauan dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terkait cuaca ekstrem dan potensi tsunami.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




