Noor Huda Libatkan Pelaku Terorisme dalam Pembuatan Film
Jumat, 30 Desember 2022 | 00:04 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Pakar terorisme sekaligus pembuat film Noor Huda Ismail mengatakan, dia sengaja melibatkan langsung para pelaku aksi terorisme dalam pembuatan filmnya untuk membuat karyanya relatable dengan pengakuan para pelaku.
"Karena merekalah yang pernah bagian dari kelompok ini (teroris). Mereka tahu telah dibohongi oleh kelompok lama, jadi mereka punya energi untuk melawan narasi-narasi lama mereka. Kita di luar yang paham dengan komunikasi sehingga narasinya betul-betul mengena. Jadi enak ditonton," ucap Noor Huda di Jakarta, Kamis (29/12/2022).
Noor Huda adalah orang di balik layar pembuatan konten-konten narasi terkait terorisme melalui film pendek dan buku. Beberapa film pendeknya antara Jihad Selfie, Cross Fire, dan Kecewa Karena Bapak Menjadi Teroris.
Dalam film-filmnya ia melibatkan langsung para pelaku aksi terorisme. Salah satunya adalah Munir Kartono di film Kecewa Karena Bapak. Munir pernah empat tahun hidup di penjara akibat terlibat pendana terorisme kasus bom Mapolres Surakarta.
Dari film-film itu, founder Yayasan Prasasti Perdamaian ini mengungkapkan, virus-virus radikalisme dan terorisme merasuki seseorang tidak hanya dari jalur agama, tetapi bisa dari masalah sosial lainnya.
Contohnya Munir Kartono, ia teradikalisasi berawal dari masalah keluarga yang tidak terselesaikan sehingga ia mencari jalan keluar di luar rumah.
Dari sanalah ia bersentuhan dengan radikalisme yang membawanya berkawan dengan tokoh ISIS Indonesia, yaitu Bahrun Naim. Bahkan Munir dan Bahrun Naim membicarakan rencana aksi terorisme sambil bermain biliar.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




