ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Viral Fenomena Pengobatan Ida Dayak, Begini Penjelasan Medis

Selasa, 11 April 2023 | 06:45 WIB
WP
WP
Penulis: Winda Destiana Putri | Editor: WDP
Praktik pengobatan alternatif Ida Dayak di Cilodong, Depok dibatalkan.
Praktik pengobatan alternatif Ida Dayak di Cilodong, Depok dibatalkan. (Beritasatu.com/ Achmad Fauzi/Achmad Fauzi)

Jakarta, Beritasatu.com - Pengobatan Ida Dayak kini tengah viral di masyarakat. Pasalnya, pengobatan tersebut disinyalir menjadi alternatif pengobatan patah tulang.

Meski demikian, menurut tenaga medis hal tersebut tetap perlu diwaspadai. Dari sisi medis tentunya berbeda dengan yang dilakukan oleh cara tradisional.

Hal tersebut seperti yang dijelaskan oleh dr. Omar Luthfi, SpOT(K) Spesialis Bedah Orthopaedi Spine RS Premier Bintaro saat bertemu dengan media di Jakarta Selatan belum lama ini di Jakarta.

ADVERTISEMENT

"Yang jelas kalau dari medis kan berbeda ya prinsip pengobatan yang dilakukan oleh Ibu Ida Dayak ini. Kalau medis itu keilmuannya terliterasi dengan baik dan juga terdokumentasi dengan baik dan sudah dilakukan berdasarkan penelitian yang dikerjakan selama bertahun-tahun," kata dia.

Diterangkan lebih lanjut, ada baiknya sebelum melakukan sesuatu, pakar kesehatan mencari tahu penyebab penyakit pasien. Sehingga tujuannya itu adalah supaya keilmuan medis ini bisa dikerjakan oleh siapa pun praktisi medisnya. Jadi sesuai dengan kebutuhan yang dibutuhkan oleh masyarakat.

"Kalau kita punya tenaga medis banyak, dia akan bisa melakukan penanganan penyakit sesuai protokol yang sudah ada," timpal dr. Omar.

Berbeda dengan terapi alternatif yang memang sudah banyak beredar di masyarakat sebelumnya keilmuannya sendiri belum dapat dipastikan.

"Sebenarnya terapi alternatif ini banyak banget dimana ritual-ritualnya berbeda-beda. Saya terus terang juga enggak bisa menjelaskan, karena jika ini (pengobatan Ibu Ida Dayak (terkait supra natural itu berarti sudah di luar ilmiah," tambahnya.

"Saya agak ngilu melihat dari video yang beredar, ada pasien yang tangannya bengkok dan diluruskan secara paksa. Saya bayangkan itu rasanya nyeri sekali.
Di medis, kita tak bisa melakukan tindakan senantiasa langsung seperti itu, tanpa mencari dasar penyakitnya itu apa," sambungnya.

Sejatinya, dijelaskan lebih lanjut, jika tangan atau kaki yang bengkok bukan hanya sendinya atau tulangnya saja yang harus dicek, tapi bisa saja otot-ototnya juga mengalami hal serupa.

"Ketika dia diluruskan secara paksa bisa saja nanti cedera di ototnya atau sarafnya, sehingga bakal menimbulkan masalah yang lainnya. Nah itu yang tidak kita inginkan," kata dia.

Bukan hanya itu saja, menurut dr Omar jika pasien tersebut sebelumnya sudah memiliki penyakit dasar lain yang tidak diobati, bisa saja akan kembali bengkok setelah diobati. "Jadi mencari tahu akar masalah itu penting sebelum menentukan tindakan di medis."

"Intinya pengobatan Ida Dayak sangat berbeda dengan kami. Kami dari bidang kedokteran tidak menganjurkan untuk melakukan terapi-terapi atau pengobatan alternatif yang memang berbeda prinsipnya dari kita."



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon