ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Peter Gontha Beri Kode Bintang Tamu Java Jazz Tahun Depan

Senin, 5 Juni 2023 | 06:37 WIB
CS
WP
Penulis: Celvin Moniaga Sipahutar | Editor: WDP
Pendiri Java Jazz Festival, Peter F Gontha mengaku sudah mengantongi sejumlah nama yang akan didatangkan ke ajang musik tersebut pada 2024.
Pendiri Java Jazz Festival, Peter F Gontha mengaku sudah mengantongi sejumlah nama yang akan didatangkan ke ajang musik tersebut pada 2024. (Beritasatu.com/Calvin Sipahutar)

Jakarta, Beritasatu.com - Pendiri Java Jazz Festival, Peter F Gontha mengaku sudah mengantongi sejumlah nama yang akan didatangkan ke ajang musik tersebut pada 2024. Dia pun memberikan bocoran terkait bintang tamu yang akan didatangkan tahun depan.

"Memang sudah kami mulai melakukan kurasi mengenai artis-artis siapa saja, ada beberapa nama," kata Peter kepada awak media di Jakarta Internasional Expo, Kemayoran, Minggu (4/6/2023).

Tak banyak nama yang disebutkan oleh Peter. Saat ini, dia mengungkapkan bahwa pihaknya berencana kembali mendatangkan George Benson. Sebelumnya, musisi jazz legendaris asal Amerika Serikat itu sempat didatangkan pada perhelatan Java Jazz 2011.

ADVERTISEMENT

Selain itu, Qory Wong yang menjadi salah satu special show di Java Jazz 2023 rencananya juga bakal dihadirkan lagi tahun depan.

"Kami mungkin mau George Benson lagi. Dia sudah lama dan sudah agak tua, siapa tahu masih bisa George Benson. Mungkin George Benson dan Qory Wong, dikolaborasikan," ujar Peter.

Namun, jika berbicara soal keinginannya, bos Java Jazz itu sebetulnya ingin mendatangkan Michael Buble.

"Saya inginnya ada Michael Buble, tapi Michael Buble itu kita batalkan 3 tahun lalu, karena Java Jazz itu bulan Maret, dia sudah tampil bulan Januari di sini. Jadi terlalu dekat," ungkapnya.

Peter mengatakan, Java Jazz yang sudah mendunia membuat pihaknya tidak terlalu kesulitan dalam mendatangkan musisi-musisi internasional.

"Sesudah tahun ke-5, tidak ada yang susah (artis yang didatangkan). Kayak tahun ini, banyak sekali artis yang sebetulnya kami enggak minta, tapi menawarkan diri karena ini dari mulut ke mulut," jelas Peter.

"Ya waktu 5 tahun pertama memang agak berat, tapi sesudah 5 tahun, apalagi 5 tahun terakhir ini banyak yang menawarkan diri, bahkan di Java Jazz ini ada yang dibayarnya cuma 1000 dan 2000 dollar," lanjutnya.

Java Jazz sendiri sudah memasuki tahun ke-18. Menurut Peter, peminat Java Jazz semakin ramai setiap tahunnya. Bahkan, kata Peter, tahun ini penonton Java Jazz mencapai angka tertinggi dibanding tahun-tahun sebelumnya. Dia mengungkapkan bahwa hal tersebut juga tak terlepas dari penikmat musik jazz yang datang dari generasi milenial.

Adapun pada tahun ke-18, Java Jazz menghadirkan beragam kolaborasi apik dari para musisi lintas-genre dan negara. Java Jazz 2023 menghadirkan lebih dari 140 penampil dari dalam dan luar negeri, empat special show, serta 12 panggung. Event musik internasional tetsebut digelar selama tiga hari di Jakarta Internasional Expo pada 2-4 Juni 2023.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon