ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Dorong Pemulihan Ekosistem Laut Melalui Musik, CubMu Jazz Festival Bali Siap Digelar

Selasa, 6 Juni 2023 | 08:27 WIB
CF
WP
Penulis: Chairul Fikri | Editor: WDP
CubMu Jazz Festival 2023 akan digelar pada 8-9 Juni 2023 di Entrance Park Kura Kura Bali Sarangan Denpasar.
CubMu Jazz Festival 2023 akan digelar pada 8-9 Juni 2023 di Entrance Park Kura Kura Bali Sarangan Denpasar. (Istimewa)

Denpasar, Beritasatu.com - CubMu Jazz Festival 2023 akan digelar pada 8-9 Juni 2023 di Entrance Park Kura Kura Bali Sarangan Denpasar.

Dimana event ini diharapkan akan mendorong kampanye untuk mendorong pemuliaan laut yang bermuara pada peningkatan kesehatan dan produktivitas ekosistem serta memutar balik tren penurunan yang terjadi saat ini.

Event musik yang berkolaborasi dengan Java Festival Production itu akan diramaikan oleh Andien, Maliq and D’Essentials dan sejumlah musisi jazz lain dari dalam dan luar negeri. Hal itu diungkapkan Chairman Kura Kura Bali dan Presiden Yayasan Upaya Indonesia Damai (UID Foundation), Tantowi Yahya dalam keterangannya pada media di Jakarta, Senin (5/6/2023).

"Kura Kura Bali International CubMu Jazz Festival 2023 adalah sebuah event musik yang akan mengangkat tema Sustainable Ocean atau Segara Kerthi dalam upaya menggunakan musik untuk memuliakan laut sebagai sumber kesejahteraan dan peradaban manusia," ungkap Tantowi.

ADVERTISEMENT

Tantowi Yahya menambahkan pemanfaatan dan kegiatan ekonomi di sektor kelautan masih lebih sering dikatakan belum berkelanjutan. Meningkatnya permintaan atas sumber daya alam, kebutuhan teknologi yang lebih maju, penangkapan ikan yang berlebihan, perubahan iklim, pencemaran, hilang habitat dan keanekaragaman hayati, ditambah dengan masih perlu diperkuatnya penegakan hukum, menjadi penyebab turunnya kualitas laut.

"Kita harapkan dengan event ini, akan bisa menjadi sarana kampanye untuk untuk mendorong pemuliaan laut yang bermuara pada peningkatan kesehatan dan produktivitas ekosistem laut dan memutar balik tren penurunan yang terjadi saat ini karena musik dapat menginspirasi pendengarnya untuk ikut mendorong para pengambil kebijakan dan dunia usaha agar mengambil tindakan bersama untuk melindungi terumbu karang, hutan bakau, lamun (rumput laut), kehidupan masyarakat pesisir dan mencegah pencemaran dari darat, terutama plastik, yang menjadi salah satu ancaman terbesar bagi laut," tambahnya.

Mantan Duta Besar Selandia Baru itu juga menyebut butuh upaya lintas batas negara, lintas usia dan generasi untuk dapat meyakinkan para pengambil kebijakan dan dunia usaha dalam mengambil langkah nyata dan praktis dalam hal investasi dalam berbagai bentuk untuk berpihak pada kegiatan ekonomi yang terintegrasi dengan perlindungan darat, pesisir dan laut sebagai sumber kesejahteraan dan peradaban.

"Mari kita mendengarkan suara alam dari laut yang telah menjadi sumber kehidupan bagi manusia, dan turut menyemarakkan acara Kura Kura Bali International CubMu Jazz Festival," tandasnya.

Kura-kura International CubMu Jazz Festival sendiri akan menampilkan musisi jazz internasional dan tanah air seperti Maurice Brown, Brian Simpson, Andien, Otti Jamalus, Tony Monaco, Balawan, Mike Del Ferro & Rega Dauna, Astrid Sulaiman Straight & Stretch featuring Nancy Ponto, Arpi Alto, Indonesian Brazilian Project featuring Peter F. Gontha dan Maliq and D’Essentials.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon