ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Box Office The Flash Gagal Total, Petaka George Clooney Berlanjut

Selasa, 18 Juli 2023 | 16:04 WIB
TR
R
Penulis: Thomas Rizal | Editor: RZL
The Flash (2023).
The Flash (2023). (Warner Bros. Pictures)

Jakarta, Beritasatu.com - The Flash mengalami akhir yang menyesakkan dalam perjuangannya merengkuh pendapatan box office. Menurut catatan Box Office Mojo, The Flash hanya meraup pendapatan kotor US$ 267,2 juta (sekitar Rp 4 triliun) secara global selama 31 hari penayangannya di bioskop.

Padahal film garapan sutradara Andy Muschietti itu telah menelan anggaran hingga US$ 220 juta (sekitar Rp 3,29 triliun), belum termasuk biaya promosi. Hal ini menjadikannya sebagai salah satu box office bomb terbesar dalam sejarah film Hollywood, sekaligus membuat Warner Bros merugi hingga sekitar US$ 200 juta (sekitar Rp 2,99 triliun).

Di beberapa negara, termasuk Indonesia, film ini telah turun tayang dari bioskop. Warner Bros sendiri telah merilis film ini secara digital di beberapa platform pada Selasa (18/7/2023), dan rencananya akan mengeluarkan versi dvd dan blu-ray pada 29 Agustus 2023.

Apa yang salah dengan The Flash, film yang sebetulnya disambut baik oleh para fans DC, lantaran menghadirkan beberapa easter eggs dan nuansa nostalgia itu? Penggemar kini bahkan mengaitkan kegagalan box office The Flash dengan kehadiran George Clooney sebagai cameo film.

ADVERTISEMENT

Ya, selain menampilkan Michael Keaton dan Ben Affleck sebagai Batman, George Clooney yang sebelumnya menjadi sosok sang pahlawan kelelawar di Batman & Robin (1997), kembali tampil di The Flash, sebagai sosok yang mengejutkan di akhir film. Clooney kini mencatatkan dirinya sebagai bintang yang tampil di dua film superhero DC yang gagal secara komersial.

Perlu diingat, Batman & Robin sendiri sebelumnya dianggap sebagai box office bomb, setelah hanya meraup pendapatan US$ 238,2 juta berbanding bujet film sebesar US$ 160 juta. Bahkan akibat kegagalan dari Batman & Robin, Warner Bros membatalkan rencana proyek film lanjutan Batman Unchained.

Aktor sekaligus sutradara George Clooney, penerima piala penghargaan Cecil B. DeMille Award berpose di sela acara malam penganugerahan Golden Globe ke-72 di The Beverly Hilton Hotel, Beverly Hills, California, Senin (11/1).
Aktor sekaligus sutradara George Clooney, penerima piala penghargaan Cecil B. DeMille Award berpose di sela acara malam penganugerahan Golden Globe ke-72 di The Beverly Hilton Hotel, Beverly Hills, California, Senin (11/1).

Dalam beberapa kesempatan, George Clooney bahkan harus meminta maaf kepada para fans, lantaran dianggap sebagai salah satu biang kerok kegagalan film garapan sutradara Joel Schumacher itu.

"Saya selalu meminta maaf. Mereka mengatakan bahwa saya benar-benar menghancurkan waralaba ini sampai mereka membawa orang lain untuk membangkitkan dan mengubahnya," kata George Clooney saat tampil di The Graham Norton Show.

Clooney bahkan mengaku melarang istri dan anaknya untuk menyaksikan Batman & Robin, karena malu akan penampilan yang dianggapnya sebagai penyesalan terbesar dalam kariernya sebagai aktor.

"Menyakitkan bagi saya untuk melihat kembali performa saya di Batman & Robin. Faktanya, memang saya buruk dalam film itu," ungkap Clooney, dikutip dari Vanity Fair.

Menurut rumor yang berkembang, Warner Bros sebenarnya berusaha mengajak Christian Bale untuk tampil sebagai cameo di akhir film The Flash. Namun, Christian Bale yang menjadi Batman di trilogi The Dark Knight itu menolak tawaran Warner, yang akhirnya mengajak Clooney kembali menjadi Bruce Wayne alias Batman.

Mungkin saja Bale sudah memiliki firasat box office The Flash bakal babak belur. Apa daya, jika tahu The Flash akan menjadi box office bomb, mungkin saja George Clooney akan menolak petaka tampil sebagai cameo. Haruskah Clooney kembali minta maaf?



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon