ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Vaksinasi DBD Diberikan untuk Usia 6-45 Tahun

Minggu, 10 September 2023 | 18:41 WIB
B
R
Penulis: BeritaSatu | Editor: RZL
(dari kiri ke kanan) Presiden Direktur PT Takeda Innovative Medicines, Andreas Gutknecht, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kemenkes, Imran Pambudi dan Ketua Satuan Tugas Imunisasi Dewasa PB PAPDI, Sukamto Koesnoe.
(dari kiri ke kanan) Presiden Direktur PT Takeda Innovative Medicines, Andreas Gutknecht, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kemenkes, Imran Pambudi dan Ketua Satuan Tugas Imunisasi Dewasa PB PAPDI, Sukamto Koesnoe. (Beritasatu.com/Vinnilya)

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Satuan Tugas Imunisasi Dewasa Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (Papdi), Sukamto Koesnoe menyampaikan bahwa pemberian vaksin demam berdarah (DBD) atau vaksin dengue tetravalen (TDV) dapat dilakukan pada masyarakat berusia 6-45 tahun.

"Umur 6-45 tahun. Kemudian, vaksin DBD ini diperuntukkan bagi semua orang yang sehat baik yang sudah pernah atau pun belum pernah terjangkit demam berdarah," ujar Sukamto Koesnoe kepada wartawan seusai mengisi acara talkshow bertajuk "Sehat Yes, DBD No" di Jakarta International Velodrome, Rawamangun, Jakarta Timur, Minggu (10/9/2023).

Sukamto menerangkan ada kondisi seseorang tidak dianjurkan untuk mendapatkan vaksinasi DBD ini.

ADVERTISEMENT

"Orang dengan daya tahan tubuh yang rendah, misalnya orang yang sedang minum obat-obatan untuk menekan sistem kekebalan tubuh atau imunosupresan. Orang-orang yang kondisi daya tubuh secara genetik memang lemah itu tidak boleh diberikan," pungkas Soekamto.

Sementara itu, Presiden Direktur PT Takeda Innovative Medicines, Andreas Gutknecht, menambahkan pihaknya telah mendistribusikan 5.000 dosis vaksin tersebut ke 8.000 rumah sakit di seluruh Indonesia.

"Kami memiliki keyakinan terkait keamanan produk ini, karena vaksin ini telah melewati uji klinis yang ketat," ungkapnya.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kemenkes, Imran Pambudi, menjelaskan bahwa vaksin ini merupakan inovasi terbaru dan telah mendapatkan izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) pada bulan Agustus 2022. Vaksin ini bertujuan untuk mencegah penularan demam berdarah.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Pernah Merugi Akibat Sakit Tifus, Raditya Dika Makin Fokus Vaksinasi

Pernah Merugi Akibat Sakit Tifus, Raditya Dika Makin Fokus Vaksinasi

LIFESTYLE

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon