ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Begini Cara Mengurangi Kalori Berlebihan Ketika Sahur dan Buka Puasa Saat Ramadan

Selasa, 5 Maret 2024 | 11:32 WIB
NF
NF
Penulis: Novie Fauziah | Editor: NF
Ilustrasi hidangan berbuka puasa atau sahur.
Ilustrasi hidangan berbuka puasa atau sahur. (Freepik/Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Saat Ramadan, umat Islam yang menjalankan ibadah puasa akan mengurangi frekuensi makan menjadi dua kali sehari, yaitu saat sahur (makan sebelum fajar) dan berbuka puasa (makan setelah matahari terbenam). Namun  pada waktu tersebut, pemilihan makanan sangat penting khususnya menghindari asupan kalori yang berlebih.

Ahli gizi dan konten kreator edukasi kesehatan Putri MJ S Gz mengatakan, pemilihan dan pengaturan makanan yang tepat saat berbuka puasa dan sahur sangat penting untuk menjaga kesehatan selama bulan Ramadan. 

Apabila tidak diperhatikan, asupan kalori harian bisa menjadi berlebihan dan melampaui kebutuhan tubuh, sehingga dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti kenaikan berat badan, gangguan pencernaan, dan lainnya. 

ADVERTISEMENT

"Puasa itu momen yang cukup bagus untuk mengurangi kalori, karena kita makan cuma dua kali, asalkan makanan yang kita pilih saat buka puasa sama saat sahur tepat, sesuai dengan kebutuhan gizi," ujarnya dalam acara edukasi mengenai obesitas di Jakarta, seperti dilansir dari Antara, Selasa (5/3/2024).

Ia mengungkapkan, jika makanan tidak dijaga saat berbuka puasa dan sahur tidak menutup kemungkinan seseorang terkena obesitas. Hal ini disebabkan karena asupan gula berlebihan, yang berasal dari makanan dan minuman manis.

Oleh karena itu, orang yang mengalami obesitas selama berpuasa bisa mengurangi asupan kalori 300 sampai 350 dengan pemantauan ahli gizi.

Menurutnya, upaya pengurangan asupan kalori selama berpuasa bisa dilakukan dengan menjalankan diet defisit kalori terencana dibarengi dengan olahraga.

Putri mengimbau, seseorang yang berpuasa mengonsumsi banyak sayur dan buah saat sahur maupun berbuka puasa karena keduanya tidak mengandung kalori berlebih.

Lebih lanjut, orang dengan obesitas berolahraga minimal selama 150 menit dalam sepekan apabila ingin menurunkan berat badan.

"Olahraga enggak sembarangan, jadi benar-benar terukur, durasi memenuhi standar, dan juga olahraganya dikombinasikan antara kardio dan angkat beban untuk mencapai penurunan berat badan," pungkasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon