Pasien Kanker Boleh Berpuasa Saat Ramadan, Ini Penjelasan Dokter
Minggu, 17 Maret 2024 | 09:34 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Dokter spesialis bedah konsultan onkologi Eka Hospital Bekasi, Budi Harapan Siregar mengatakan, ada beberapa hal yang perlu disiapkan oleh pasien kanker yang ingin menjalankan puasa saat Ramadan.
Ia menjelaskan, yang paling utama adalah berkonsultasi dengan dokter spesialis onkologi terkait kondisi pasien kanker itu sendiri. Apakah aman jika berpuasa, karena terdapat beberapa pengobatan yang dijalani, dan efek samping yang mungkin akan muncul.
Beberapa jurnal menyatakan, berpuasa bisa bermanfaat bagi perawatan kanker. Hal itu karena setiap pasien memiliki kondisi yang berbeda-beda. Misalnya, tak sedikit pasien kanker yang mengalami malnutrisi.
Budi menjelaskan, malnutrisi bisa berujung pada penurunan berat badan yang menyebabkan pasien akan merasakan kelelahan yang ekstrem.
"Dalam keadaan semacam ini, mungkin tidak direkomendasikan untuk melakukan puasa saat Ramadan. Sebab, memaksakannya akan membuat proses penyembuhan justru menjadi lambat," katanya pada Sabtu (16/3/2024).
Selain berkonsultasi dengan dokter spesialis onkologi, penting juga untuk berdiskusi dengan ahli gizi. Saat sahur dan berbuka puasa, waktu makan akan dibatasi. Maka dari itu, makanan yang dikonsumsi haruslah memenuhi kebutuhan nutrisi.
Ia mengimbau, makanan yang harus dikonsumsi sewaktu berbuka dan sahur sebaiknya mengandung gandum utuh, sayur dan buah, kacang-kacangan serta biji-bijian.
"Pasien kanker juga boleh mengonsumsi daging tanpa lemak, ikan, telur, dada ayam, dan produk susu rendah lemak dalam jumlah sedang sebagai salah satu asupan protein," jelasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




