Fakta-fakta Peragaan Baju Renang di Arab Saudi yang Resmi Mencatat Sejarah
Senin, 20 Mei 2024 | 17:03 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Peragaan busana atau fashion show Red Sea Fashion Week yang digelar pada 16-18 Mei 2024 di Riyadh, Arab Saudi mengejutkan banyak orang. Pasalnya dalam acara itu juga ditampilkan koleksi baju renang milik desainer asal Maroko, Yasmina Qanzal.
Layaknya peragaan baju renang, para model yang dihadirkan tampil dengan bagian tubuh yang sedikit terbuka. Hanya saja memang masih ada batasan yang tetap dipertahankan oleh Yasminal Qanzal.
"Memang benar, negara ini memang sangat konservatif. Kami berupaya menampilkan sisi elegan dari sebuah baju renang yang bisa mewakili dunia Arab," jelas Yasmina Qanzal dikutip MSN, Senin (20/5/2024).
Berbeda dengan anggapan banyak orang, beberapa perwakilan dunia seni yang datang di pameran baju renang itu justru berkomentar positif mengenai acara tersebut. Mereka justru beranggapan acara itu merupakan langkah besar bagi Arab Saudi.

"Ini merupakan pertama kalinya Arab Saudi memamerkan baju renang di tempat terbuka. Tentu saja kenapa tidak," jelas Shouq Mohammad yang juga berprofesi sebagai kreator konten gaya busana.
Jadi, apa saja fakta-fakta menarik dari pameran baju renang yang sudah berlangsung di Riyadh itu, berikut di antaranya.
1. Red Sea Fashion Show
Peragaan baju renang milik Yasmina Qanzal merupakan bagian dari salah satu rangkaian acara Red Sea Fashion Show. Jadi fashion show itu tidak hanya menampilkan baju renang. Red Sea Fashion Show yang digelar selama 3 hari merupakan tempat buat para desainer Timur Tengah memamerkan koleksi busana terbaru mereka.
2. Masuk Sejarah
Peragaan baju renang milik Yasminal Qanzal langsung masuk sejarah sebagai yang pertama kali terselenggaran di Arab Saudi.

3. Baju Renang One Piece
Baju renang yang diizinkan tampil di fashion show itu hanya baju renang one piece. Baju renang two piece yang menampilkan bagian tubuh dengan lebih terbuka masih belum diizinkan tampil di tempat umum.
4. Bagian dari Reformasi Sosial yang Digagas Pangeran Mohammad bin Salman
Pangeran Mohamaed, yang menjadi pewaris takhta pertama pada tahun 2017, telah memulai serangkaian reformasi sosial dramatis dalam upaya untuk melunakkan citra Saudi Arabia yang keras. Selain telah mengizinkan wanita mengendarai mobil sendiri, Pangeran Salman juga mendorong industri fashion untuk berkembang pesat.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




