ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Tarif Trump Menggila, Menpar: Pariwisata Kunci Selamatkan Ekonomi

Sabtu, 5 April 2025 | 20:11 WIB
HS
NF
Penulis: Hendro Dahlan Situmorang | Editor: NF
Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana
Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana (Birkom Kemenpar/Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana menegaskan, sektor pariwisata berpotensi menjadi penyangga utama ekonomi nasional, terutama di tengah tekanan eksternal seperti kebijakan tarif dagang dari Amerika Serikat (AS).

Pernyataan ini merespons kebijakan "Tarif Timbal Balik" yang diterapkan Presiden AS Donald Trump terhadap sejumlah negara, termasuk Indonesia.

“Ketika ekspor barang terkena tarif tinggi, kita perlu mengandalkan sektor lain. Pariwisata merupakan ekspor jasa yang tidak terpengaruh tarif dagang. Dengan menarik lebih banyak wisatawan mancanegara, kita bisa menjaga stabilitas Rupiah dan devisa negara,” kata Menpar Widiyanti di Jakarta, pada Sabtu (5/4/2025).

ADVERTISEMENT

Ia menekankan tiga strategi utama untuk memperkuat sektor tersebut, yakni sebagai berikut:

1. Pariwisata Sebagai Ekspor Jasa

Indonesia memiliki kekayaan alam, budaya, dan kreativitas yang tinggi. Namun, penyebaran wisatawan masih terfokus di beberapa destinasi. Kemenpar mendorong seluruh daerah mengembangkan destinasi dan produk wisata secara merata dengan promosi dan pengelolaan terintegrasi.

"Didukung upaya promosi dan pengembangan yang pemerintah lakukan, Kemenpar optimistis upaya ini akan menjadi sumber devisa yang tinggi, memitigasi dinamika global dan menjadi ekspor jasa penyeimbang," ungkap Menpar Widiyanti Putri.

2. Pemberdayaan UMKM dan Desa Wisata

Potensi pariwisata dimulai dari tingkat lokal. Kemenpar terus mengembangkan desa wisata dan mendorong UMKM berbasis pariwisata agar manfaat ekonomi tersebar luas dan tidak tergantung pada sektor manufaktur yang rentan terhadap kebijakan luar negeri.

3. Pengembangan Wisata Berkualitas

Fokus tidak hanya pada jumlah kunjungan, tetapi juga peningkatan kualitas pengalaman wisata. Wisatawan dengan daya beli tinggi cenderung tahan terhadap fluktuasi global. Program "Pariwisata Naik Kelas" yang menekankan wisata maritim, kuliner, dan kebugaran menjadi langkah konkret ke arah ini.

"Kemenpar mengidentifikasi ruang untuk pelaku usaha pariwisata Indonesia untuk mengembangkan hal ini masih terbuka luas, dan Kemenpar mendukung penuh upaya ini," jelasnya.

Dengan strategi tersebut, Menpar Widiyanti Putri optimistis pariwisata Indonesia mampu menjadi tulang punggung ekonomi sekaligus menjadikan Indonesia destinasi unggulan di mata dunia.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Menpar Sebut Banjir Bali Tak Bikin Wisatawan Kabur

Menpar Sebut Banjir Bali Tak Bikin Wisatawan Kabur

BALI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon