ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Penyakit Kusta Tinggi di Kabupaten Lebak, Ini 8 Cara Mengatasinya

Rabu, 16 April 2025 | 11:57 WIB
NZ
TE
Penulis: Nisrina Zahrani | Editor: TCE
Ilustrasi penyakit kulit.
Ilustrasi penyakit kulit. (Freepik)

Jakarta, Beritasatu.com – Penyakit kusta masih menjadi perhatian serius dalam upaya peningkatan kesehatan masyarakat di Kabupaten Lebak, Banten. Pada awal 2024, kasus aktif kusta di wilayah ini tercatat mencapai 52 orang, seluruhnya menjalani pengobatan guna memutus rantai penularan di komunitas.

Kasus-kasus tersebut tersebar di 24 puskesmas dengan konsentrasi tertinggi berada di wilayah kerja Puskesmas Rangkasbitung, Mekarsari, dan Curugbitung.

Kondisi tersebut menunjukkan kusta masih menjadi tantangan nyata di beberapa kecamatan, terutama pada wilayah dengan kepadatan penduduk tinggi atau akses pelayanan kesehatan yang terbatas.

ADVERTISEMENT

Lalu, bagaimana cara mengatasi penyakit kusta? Berikut ini penjelasannya yang dikutip dari berbagai sumber, Rabu (16/4/2025).

Cara Menangani Penyakit Kusta

1. Melakukan diagnosis dini

Deteksi awal sangat penting untuk mencegah perkembangan penyakit kusta. Diagnosis dilakukan melalui pemeriksaan gejala klinis dan uji laboratorium, seperti pengambilan sampel kulit guna mendeteksi bakteri Mycobacterium leprae.

2. Menjalani pengobatan MDT (multidrug therapy)

Terapi utama untuk kusta adalah MDT, yaitu kombinasi antibiotik yang terbukti efektif membunuh bakteri penyebab kusta dan menghentikan penularan. Tipe pausibasiler (PB) diobati selama enam bulan, sedangkan tipe multibasiler (MB) selama 12 bulan.

3. Mengonsumsi obat secara teratur dan disiplin

Kunci keberhasilan pengobatan kusta terletak pada kepatuhan pasien dalam mengonsumsi obat sesuai jadwal hingga tuntas. Ketidakpatuhan dapat menyebabkan kekambuhan dan resistensi terhadap obat.

4. Melakukan pemantauan berkala ke fasilitas kesehatan

Pasien disarankan untuk rutin memeriksakan diri ke puskesmas atau rumah sakit. Tujuannya adalah memantau efektivitas pengobatan, mencegah komplikasi, dan mendeteksi kemungkinan perubahan kondisi secara dini.

5. Menjalani operasi korektif jika diperlukan

Jika kusta telah menyebabkan deformitas atau kerusakan saraf, operasi korektif bisa menjadi solusi untuk memulihkan fungsi tubuh, memperbaiki bentuk yang terganggu, serta mengurangi risiko kecacatan jangka panjang.

6. Melakukan perawatan luka secara rutin

Pasien kusta dengan kerusakan saraf kerap tidak menyadari luka di tangan atau kaki. Perawatan luka yang rutin dan tepat sangat penting untuk mencegah infeksi dan terbentuknya luka kronis (ulkus).

7. Mengikuti program rehabilitasi dan terapi fisik

Bagi pasien yang mengalami gangguan gerak, fisioterapi dan rehabilitasi medik dapat membantu mengembalikan kekuatan otot, meningkatkan kemampuan fungsional, dan menunjang aktivitas sehari-hari.

8. Mendapatkan dukungan psikososial dan edukasi yang tepat

Menghadapi stigma sosial merupakan tantangan besar bagi pasien penyakit kusta. Dukungan dari keluarga dan masyarakat, serta edukasi yang benar mengenai penyakit ini, sangat penting untuk membantu pasien membangun kembali rasa percaya diri dan hidup secara produktif.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Kasus Kusta Muncul Lagi, Seberapa Berbahaya Penyakit Ini?

Kasus Kusta Muncul Lagi, Seberapa Berbahaya Penyakit Ini?

LIFESTYLE
Jejak Kusta di Indonesia: Penyakit Kuno yang Belum Usai

Jejak Kusta di Indonesia: Penyakit Kuno yang Belum Usai

LIFESTYLE
Waspada! 7 Gejala Penyakit Kusta yang Muncul Bertahap

Waspada! 7 Gejala Penyakit Kusta yang Muncul Bertahap

LIFESTYLE
Seluk-beluk Penyakit Kusta seperti yang Diidap 2 WNI di Rumania

Seluk-beluk Penyakit Kusta seperti yang Diidap 2 WNI di Rumania

LIFESTYLE
2 WNI di Rumania Positif Kusta, Kasus Pertama dalam 44 Tahun Terakhir

2 WNI di Rumania Positif Kusta, Kasus Pertama dalam 44 Tahun Terakhir

INTERNASIONAL
Kemenkes Diminta Bentuk Tim Investigasi Kusta di Papua Barat

Kemenkes Diminta Bentuk Tim Investigasi Kusta di Papua Barat

LIFESTYLE

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon