ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Waspada! Varian Covid-19 Nimbus Sebabkan Sakit Tenggorokan Ekstrem

Kamis, 19 Juni 2025 | 11:43 WIB
HH
HH
Penulis: Harumbi Prastya Hidayahningrum | Editor: HP
Ilustrasi Covid-19.
Ilustrasi Covid-19. (Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Dunia kembali diingatkan akan bahaya Covid-19 seiring dengan munculnya varian baru NB.1.8.1 alias "Nimbus". Varian ini mendapat perhatian global karena memunculkan gejala sakit tenggorokan ekstrem yang dijuluki “razor blade throat” atau tenggorokan terasa seperti teriris pisau cukur.

Dokter dari berbagai negara, seperti Inggris dan India melaporkan pasien yang mengeluhkan rasa perih tajam di tenggorokan sebagai salah satu gejala utama dari infeksi Covid-19 varian Nimbus.

Meski terdengar mengkhawatirkan, para ahli menekankan bahwa tidak ada bukti varian ini menyebabkan gejala yang lebih parah dibandingkan varian Covid lainnya.

ADVERTISEMENT

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam laporan tertanggal 28 Mei 2025, lonjakan kasus Covid akibat varian baru ini terjadi di wilayah Asia Tenggara, Pasifik Barat, dan Kawasan Mediterania Timur

Varian Nimbus menyumbang sekitar 11% dari total sampel yang terdeteksi secara global pada pertengahan Mei 2025.

Di Amerika Serikat (AS), varian ini juga telah terdeteksi melalui pengawasan bandara dari pelancong internasional yang datang ke negara bagian, seperti California, Washington, Virginia, dan New York.

WHO mencatat bahwa meskipun sejumlah negara mengalami kenaikan kasus dan rawat inap, tidak ada bukti ilmiah bahwa Covid-19 varian Nimbus lebih mematikan atau lebih menular dibandingkan varian sebelumnya, seperti Omicron.

Gejala umum varian Nimbus tetap mirip dengan varian Covid-19 lainnya, yaitu demam dan menggigil, batuk kering, sesak napas, kehilangan penciuman atau perasa, dan sakit tenggorokan yang sangat menyakitkan.

WHO telah menetapkan NB.1.8.1 atau Nimbus sebagai “variant under monitoring” (varian yang sedang dipantau).

Status ini berarti varian tersebut memerlukan pemantauan lebih lanjut, tetapi tidak menimbulkan ancaman besar terhadap kesehatan global saat ini.

Vaksin yang ada dinilai masih efektif dalam memberikan perlindungan terhadap varian ini.

Meskipun tidak tergolong varian berisiko tinggi, masyarakat tetap disarankan untuk waspada dan menjaga protokol kesehatan, terutama mengenali gejala awal sakit tenggorokan yang ekstrem, memastikan vaksinasi lengkap, menghindari kerumunan saat sakit, serta menjaga kebersihan tangan dan etika batuk.

Varian Covid-19 Nimbus memang memiliki gejala unik yang menyakitkan, terutama rasa nyeri hebat di tenggorokan. Namun sejauh ini, dampaknya terhadap kesehatan global dinilai masih terkendali.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon