ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Ammar Zoni Stres Berat sebelum Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 17 Oktober 2025 | 14:30 WIB
CF
RA
Penulis: Chairul Fikri | Editor: RP
Ammar Zoni terancam maksimal hukuman mati karena tersandung kasus dugaan pengedaran narkoba dari dalam rumah tahanan Salemba, Jakarta Pusat.
Ammar Zoni terancam maksimal hukuman mati karena tersandung kasus dugaan pengedaran narkoba dari dalam rumah tahanan Salemba, Jakarta Pusat. (Beritasatu.com/Andrew Tito)

Jakarta, Beritasatu.com – Kuasa hukum Ammar Zoni, Jon Matias mengungkapkan kondisi psikologis kliennya menurun setelah gencarnya pemberitaan dirinya di media terkait kasus dugaan peredaran narkoba di dalam rumah tahanan. Hal itu diungkapkan Jon pada Rabu (15/10/2025) seusai mengunjungi Ammar sebelum akhirnya ia dipindahkan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan.

"Kalau fisik dia sehat, tetapi kalau psikologinya enggak. Karena dia stres, apalagi begitu besarnya pemberitaan di media dia seorang bandar besar di dalam rutan, seolah dia yang mengatur peredaran narkoba di lapas,” jelas Jon, mengutip kanal YouTube, Jumat (17/10/2025).

Jon menilai banyak kejanggalan yang terlihat dalam kasus Ammar Zoni. Ia menyebut, pihak yang memberikan Ammar narkoba tersebut justru tidak pernah diciduk oleh polisi.

ADVERTISEMENT

"Kalau pengakuan Ammar, barang itu kan dari luar dari Andre namanya. Yang heran kenapa Andre ini enggak pernah ditangkap, padahal itu beberapa kali disebut para napi di sana,” ungkapnya.

Ia berharap kliennya berani membongkar yang sebenarnya terjadi di dalam lapas. 

“Jadi saya harap Ammar nanti berani bongkar ada apa yang terjadi di dalam sana, karena berdasarkan kronologisnya sepertinya ada versi penjebakan buat Ammar, apalagi dia ini kan figur publik," lanjut Jon.

Selain itu, Jon menganggap keputusan untuk memindahkan Ammar ke Lapas Nusakambangan  dari sebelumnya Lapas Cipinang adalah hal yang kurang pantas,  terlebih Ammar dalam waktu dekat akan menjalani proses persidangan atas kasus kepemilikan narkoba.

"Dia kan sebentar lagi sidang, bagaimana kalau dia di Nusakambangan ini kan dia juga harus datang dalam persidangan. Nah, kalau gini kan biayanya jadi mahal. Ini harus dipikirkan karena dalam proses persidangan yang membutuhkan kehadiran Ammar," tandasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon