Kisah Terakhir Lucky Widja, Setia Bersama Element hingga Akhir
Senin, 26 Januari 2026 | 20:29 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Perjalanan Lucky Widja sebagai vokalis grup ben Element akhirnya berakhir seusai dirinya meninggal dunia setelah berjuang menghadapi penyakit tuberkulosis (TB) ginjal yang diidapnya sejak 3 tahun belakangan.
Tahu kondisinya tidak baik akibat penyakit yang dideritanya, tetapi semangat Lucky Widja untuk terus mempertahankan grup band yang berdiri sejak 1997 lalu itu tidak padam.
Hal itu yang membuat para personel Element lain punya cara khusus untuk tetap membuat sang vokalis berkarya hingga akhir hayatnya.
"Yang bisa kita lakuin selama ini sebagai teman dan sahabat di Element adalah dengan membuat dia (Lucky Widja) nyaman, membuat dia semangat untuk melakukan aktivitas yang bisa bikin dia happy, karena buat kami itu yang bisa buat dia survive dua tahun ini," ucap salah satu personel grup band Element, Aditya Pratama saat ditemui di TPU Jeruk Purut Jakarta, Senin (26/1/2026).
Aditya Pratama mengaku, sikap Lucky Widja yang humble dan tidak pernah memperlihatkan sakit yang dideritanya membuat mereka termotivasi untuk bisa membawa Lucky Widja terus aktif di Element hingga akhir hayatnya.
"Sebagai teman dalam satu circle-nya, kita terus berupaya membuat dia baik-baik saja karena dia juga berusaha profesional dan tidak ingin dianggap lemah karena sakitnya," lanjutnya.
"Dia banyak mengajarkan kami bagaimana kita harus melakukan hal yang terbaik di atas panggung sehingga privasi dia tetap terjaga karena kita anggap itu (sakitnya Lucky) sebagai privasi dia yang harus kita jaga. Dan alhamdulillahnya selama dua tahun ini dia bisa bertahan," tegasnya.
Pascameninggalnya Lucky, Element sendiri berniat untuk terus berkarya dengan akan terus merilis lagu-lagu baru agar membuat grup ben tersebut terus berjalan.
"Sejujurnya saat ada Lucky kemarin, dia berhasil mentransformasi gup band ini jadi lebih baik. Bahkan di bulan-bulan terakhir sebelum hari ini, kita sudah rilis tiga single baru kita yang rencananya akan kita buat menjadi album di akhir 2026," tuturnya.
"Karena, ini memang mimpinya dia dan sekarang setelah dia enggak ada, kita harus pikirin gimana bisa mewujudkan dia agar bisa terwujud salah satunya dengan akan merilis album baru yang insyaallah akan kita persembahan kera sebagai kado dan penghargaan atas dedikasinya dia selama ini," tutupnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Cuaca Jakarta Hari Ini Minggu 21 Juni: Hujan Ringan pada Malam Hari




