ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Liburan ke Thailand? Siapkan Tambahan Rp 608.000 Saat Pulang

Selasa, 24 Maret 2026 | 10:50 WIB
S
S
Penulis: Sukarjito | Editor: JTO
Penumpang melihat jadwal penerbangan di Bandara Internasional Suvarnabhumi, Bangkok.
Penumpang melihat jadwal penerbangan di Bandara Internasional Suvarnabhumi, Bangkok.

Jakarta, Beritasatu.com - Wisatawan yang berlibur ke Thailand perlu menyiapkan biaya tambahan saat kembali ke Indonesia. Mulai 20 Juni 2026, pemerintah Thailand menetapkan tarif baru passenger service charge (PSC) untuk penerbangan internasional sebesar 1.120 baht atau sekitar Rp 608.000 per orang.

Kebijakan ini diumumkan oleh Presiden Airports of Thailand (AOT), Paweena Jariyathitipong, setelah mendapat persetujuan Dewan Penerbangan Sipil Thailand pada Desember 2025. Tarif baru tersebut berlaku pada 6 bandara utama, yakni Suvarnabhumi, Don Mueang, Chiang Mai, Chiang Rai, Phuket, dan Hat Yai.

Dilansir dari Straits Times, kenaikan ini tergolong signifikan dibandingkan tarif sebelumnya sebesar 730 baht. Meski demikian, AOT menilai perubahan tersebut tidak akan mengurangi minat wisatawan untuk berkunjung ke Thailand.

ADVERTISEMENT

Menurut AOT, biaya layanan bandara di Thailand masih kompetitif jika dibandingkan dengan bandara internasional lain. Hasil survei terhadap penumpang dan maskapai juga menunjukkan tarif baru ini dinilai masih wajar dan bukan faktor utama dalam menentukan destinasi perjalanan.

Dari sisi pendapatan, kebijakan ini diperkirakan menambah pemasukan hingga 10 miliar baht per tahun. Dana tersebut akan digunakan untuk pengembangan fasilitas dan peningkatan layanan bandara.

Beberapa proyek yang menjadi fokus antara lain pengembangan terminal satelit di Bandara Suvarnabhumi, модернисация terminal Don Mueang, serta penerapan sistem pemrosesan penumpang yang lebih efisien guna mengurangi antrean.

Selain itu, peningkatan standar keselamatan dan kapasitas bandara juga menjadi prioritas seiring meningkatnya jumlah penumpang. AOT menegaskan bahwa PSC bukan merupakan pajak, melainkan biaya operasional yang sepenuhnya digunakan untuk pengembangan infrastruktur bandara.

Dari sisi maskapai, kebijakan ini pada dasarnya dapat diterima. Namun, mereka menekankan pentingnya realisasi peningkatan layanan sejalan dengan kenaikan tarif yang diberlakukan.

Dalam jangka panjang, penyesuaian PSC ini menjadi bagian dari strategi Thailand untuk memperkuat posisi bandara-bandara utamanya sebagai pusat penerbangan regional berstandar global.

Sementara itu, tarif PSC untuk penerbangan domestik tidak mengalami perubahan dan tetap sebesar 130 baht. AOT juga tengah mengkaji kemungkinan penerapan biaya serupa bagi penumpang transit, mengikuti praktik yang telah diterapkan di banyak bandara dunia.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Mudik ke AS! Harley-Davidson Resmi Cabut Produksi Mesin dari Thailand

Mudik ke AS! Harley-Davidson Resmi Cabut Produksi Mesin dari Thailand

OTOTEKNO
Prediksi Timnas vs Oman: Ujian Nyata Jelang Grup Neraka Piala Asia 2027

Prediksi Timnas vs Oman: Ujian Nyata Jelang Grup Neraka Piala Asia 2027

SPORT
Sama Saja dengan Jakarta, Viral Pemotor Thailand Terobos Palang KA

Sama Saja dengan Jakarta, Viral Pemotor Thailand Terobos Palang KA

INTERNASIONAL
Thailand Mulai Melawan Gempuran Mobil Listrik Murah China

Thailand Mulai Melawan Gempuran Mobil Listrik Murah China

OTOTEKNO
Berlatih di Pelatnas, Sabar/Reza Menang Meyakinkan pada BAC 2026

Berlatih di Pelatnas, Sabar/Reza Menang Meyakinkan pada BAC 2026

SPORT
Terjebak Baku Tembak di Thailand, Jirayut: Ya Allah, Selamatkan Aku

Terjebak Baku Tembak di Thailand, Jirayut: Ya Allah, Selamatkan Aku

LIFESTYLE

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon