ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Pekerjaan Cindy Fatika Sari di Kanada Terungkap

Minggu, 3 Mei 2026 | 12:52 WIB
JS
JS
Penulis: Johnny Johan Sompotan | Editor: JJS
Selebritas Indonesia Cindy Fatika Sari pindah ke Kanada
Selebritas Indonesia Cindy Fatika Sari pindah ke Kanada (Instagram/Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Pasangan Tengku Firmansyah dan Cindy Fatika Sari memilih untuk menetap di Kanada, setelah pekerjaan Tengku Firmansyah yang terungkap di media sosial (medsos), kini terungkap pula pekerjaan istri Tengku Firmansyah di negeri orang tersebut.

"Kalau istri saya (Cindy Fatika Sari) juga kerja, enggak hanya saya. Cuma bedanya, istri saya bekerja di ruangan ber-AC, kalau saya kan di lapangan," kata Tengku Firmansyah dikutip dari channel Starpro Indonesia, Minggu (3/5/2026).

Tengku Firmansyah mengaku, bahwa istrinya bekerja di pusat perbelanjaan yang ada di Kanada.

ADVERTISEMENT

"Kalau saya kan bekerjanya di manufaktur steel gitu, sementara kalau istri kerja di retail, tepatnya di mall gitu," lanjutnya.

Meski sama-sama bekerja, Tengku Firmansyah kerap meluangkan waktu bersama istri dan keluarganya di waktu weekend.

"Senang sih kan namanya bekerja biarpun terasa lelah, karena kita bekerja dari senin sampai jumat, kita bekerja selama 8 jam sehari. Kita ketemu itu saat sabtu dan minggu, ya jadi berasa liburan," jelasnya.

Sementara itu, Cindy Fatika Sari mengungkapkan pekerjaan yang dilakukan di Kanada jauh berbeda dengan di Indonesia.

"Time management-nya lebih jelas. Biasanya kita itu kalau bekerja kan enggak punya bos. Kayak kita self employed orang-orang yang mana kerjanya itu enggak punya company dan ternyata seru juga," bebernya.

Ia mengatakan, pekerjaan yang dilakoninya sebisa mungkin bisa membuat hubungan antarsesama pekerja lebih baik.

"Kalau pekerjaan aku ini itu seru, karena ada hubungan sama teman-teman kerja, hubungan sama atasan," ucapnya dengan nada bangga.

Meski bekerja di mall, Cindy Fatika Sari mengaku sejumlah fasilitas didapati olehnya termasuk untuk tumbuh kembang anaknya yang berkebutuhan khusus.

"Kalau misalkan aku ada di sana sejak kecil, semua terapi, treatment semua gratis. Cuma kan Omar pas ke sana sudah di usia 21 tahun. Jadi masa terapi sudah lewat karena sudah dijalankan saat di Indonesia. Namun, alhamdulillah di Kanada buat anak saya yang disabilitas sangat diperhatikan secara lebih gitu, seperti ada benefit buat anak saya," tambahnya.

Tengku Firmansyah dan Cindy Fatika Sari belum ada keinginan untuk berpindah warga negara.

"Kita belum ada kepikiran ke arah sana, sebenarnya terkait citizen warga negara Kanada sama permanen residen itu hampir sama semua fasilitas, kecuali kalau citizen dia bisa voting, sementara permanen residen enggak bisa. Permanen residen setiap lima tahun harus diperpanjang.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon