Pengakuan Raffi Ahmad, Terpapar Covid-19 Usai Divaksin namun Sembuh dalam 2 Hari
Senin, 26 Juli 2021 | 18:56 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Artis Raffi Ahmad tiba-tiba menghebohkan dunia hiburan tanah air dengan menceritakan dirinya pernah terpapar Covid-19 setelah menjalani vaksinasi Covid-19.
Hal itu diungkapkan Raffi saat berbincang dengan Ivan Gunawan dalam podcast di channel Youtube, Ivan, pada Minggu (25/7/2021).
"Jadi ini gue buka neh di podcast lo, gue sebenarnya pernah positif Covid-19 usai menjalani vaksinasi Covid-19. Saat itu, gue gak sempet ngomong sama Gigi (Nagita Slavina) kalau gue positif Covid-19 karena gue takut dia khawatir. Saat itu gue nggak ngerasa gejala apa-apa, hanya ringan saja. Jadi gak ada meriang, cuman ada batuk saja. Namun pas check ternyata gue positif," ungkap Raffi.
Raffi sendiri mengungkapkan bahwa usai terpapar Covid-19, dirinya hanya butuh kurang dari seminggu untuk menyembuhkan dirinya dari Covid-19.
"Saat dinyatakan Covid-19, gue kaget. Tapi bersyukurnya dalam waktu dua-tiga hari langsung negatif. Mungkin karena gue sudah dua kali vaksin. Alhamdulillah, antibodinya kuat. Tapi kata dokter, vitamin D gue juga bagus," tutur ayah Rafatar Malik Ahmad itu.
Diterangkan Raffi, usai dirinya dinyatakan Covid-19, Raffi langsung memilih opsi untuk tidak tinggal satu rumah dengan Nagita dan anaknya. Lantaran dirinya khawatir dirinya akan menularkan virusnya itu kepada keluarganya.
"Saat tahu gue Covid-19 gue langsung mutusin 'pisah ranjang' sementara sama Gigi. Karena dia kan lagi hamil terus Rafathar juga masih kecil dan belum divaksin, jadi gue khawatir akan menularkan sama mereka," terangnya.
Raffi sendiri menduga faktor kelelahan akibat kerja yang dijalaninya menjadi salah satu faktor dirinya terpapar virus Covid-19 itu. Terlebih jam kerja Raffi memang sangat padat lantaran harus mengisi beberapa acara di televisi dan offair.
"Gu seh curiga gue kena karena mungkin badan gue lelah dan kurang tidur. Makanya usai sembuh gue langsung istirahat dan memperbaiki ibadah sama pola makan gue. Karena setiap hari gue mendengar kabar teman gue meninggal, orang tua (sahabat). Pas gue kemarin (kena Covid-19), jadi berpikir Ya Allah gue harus berubah, karena gue gak mau anak gue nanti mengalami nasib yang sama sama gue ditinggal sama bapaknya saat masih kecil-kecil," tandasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




