Asupan Nutrisi Seimbang dan Olahraga Penting untuk Kesehatan Jantung
Kamis, 9 Juni 2022 | 20:13 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Penyakit tidak menular (PTM) masih menjadi ancaman dunia (global threat) yang berperan utama sebagai penyebab kematian terbanyak di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Penyakit kardiovaskular seperti jantung koroner atau jantung iskemik adalah salah satunya.
Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan, lebih dari 17 juta orang di dunia mengidap penyakit jantung dan pembuluh darah.
Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018, angka penderita penyakit jantung dan pembuluh darah semakin meningkat dari tahun ke tahun. Setidaknya, 15 dari 1.000 orang, atau sekitar 2.784.064 individu di Indonesia menderita penyakit jantung.
Dewan Penasihat Nutrisi Herbalife Nutrition Dr Rimbawan mengatakan faktor yang menjadi pemicu peningkatan penyakit tidak menular adalah konsumsi makanan yang tinggi lemak dan kurangnya aktivitas fisik.
Baca Juga: Ini Manfaat Jalan Kaki untuk Kesehatan Jantung
Menurutnya, orang yang tidak aktif hampir dua kali lebih mungkin terkena penyakit jantung daripada mereka yang lebih aktif. Fakta tersebut menunjukkan betapa pentingnya olahraga untuk mencegah penyakit kardiovaskular.
"Dengan mengatur pola hidup seperti berolahraga dan makanan yang sehat, akan memberikan dampak yang cepat untuk tubuh dan kesehatan jantung Anda," ujar Rimbawan dalam acara Nutrition Talk yang Herbalife Nutrition secara rutin, Kamis (9/6/2022).
Rimbawan menjelaskan, seperti halnya mengatur pola makanan dalam jumlah sesuai kebutuhan tubuh. Menerapkan gizi yang seimbang dalam setiap menu makanan yang kita konsumsi seperti memperbanyak konsumsi buah dan sayur disertai penurunan konsumsi daging, konsumsi protein bermutu tinggi, tetap penuhi kebutuhan cairan dengan konsumsi cairan setara 8 gelas air.
Selain itu perlu meperhatikan asupan beberapa vitamin dan mineral yang berperan dalam imunitas tubuh khususnya vitamin A, C, D, B6, B12, folat, Se, Zn , Cu dan Fe.
Disebutkan, aktivitas fisik dikategorikan cukup apabila seseorang melakukan aktivitas fisik selama 30 menit setiap hari atau minimal 3-5 hari dalam seminggu.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




