Pemprov Banten Perkuat Layanan Jantung, Warga Bisa Pakai BPJS
Sabtu, 14 Februari 2026 | 14:46 WIB
Tangerang, Beritasatu.com - Pemerintah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memperkuat pelayanan kardiovaskular atau pelayanan jantung bagi masyarakat. Bahkan, masyarakat bisa menggunakan BPJS Kesehatan untuk berobat.
Gubernur Banten Andra Soni menegaskan, pembangunan sektor kesehatan menjadi agenda prioritas Pemprov Banten.
Pekerjaan ini harus dilakukan secara kolaboratif antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pemangku kepentingan, dan masyarakat.
Pernyataan itu disampaikan Andra Soni saat meresmikan fasilitas layanan kardiovaskular di RSUD Kota Tangerang. Dengan hadirnya fasilitas ini, RSUD Kota Tangerang kini memperkuat layanan penanganan penyakit jantung bagi masyarakat di Provinsi Banten.
“Pembangunan kesehatan adalah agenda prioritas yang harus kita kerjakan bersama. Hari ini menjadi kebanggaan bagi warga Banten karena RSUD Kota Tangerang semakin maju dengan tersedianya layanan jantung,” ujar Gubernur Andra Soni di RSUD Kota Tangerang, Sabtu (14/2/2026).
Ia menambahkan, seluruh masyarakat Kota Tangerang kini dapat mengakses layanan tersebut melalui BPJS Kesehatan.
Menurutnya, hal ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang adil dan merata.
Gubernur juga mengapresiasi Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang atas kolaborasi yang kuat antara pemerintah provinsi dan pemerintah kota. Ia menyebut, kekompakan menjadi kunci utama dalam menyelesaikan berbagai tantangan pembangunan.
“Kami yakin semua pekerjaan berat bisa diselesaikan jika kita kompak. Seperti yang selalu disampaikan Presiden, bergerak kompak akan memberikan dampak besar,” katanya.
Andra Soni menekankan, pentingnya upaya promotif dan preventif dalam sektor kesehatan. Menurutnya, penanganan kuratif atau pengobatan adalah langkah terakhir setelah seseorang sakit.
Pencegahan harus menjadi fokus utama agar beban biaya kesehatan tidak sepenuhnya ditanggung negara.
“Berobat itu tidak murah. Kita bisa berobat karena dibiayai negara melalui sistem jaminan kesehatan. Namun tanpa upaya pencegahan, anggaran pembangunan lain bisa tertunda. Karena itu, mencegah lebih baik daripada mengobati,” tegasnya.
Sebagai dukungan terhadap program pencegahan, Pemerintah Provinsi Banten telah membangun enam pos kesehatan masyarakat, dan ditargetkan bertambah menjadi sekitar 10 titik.
Langkah ini diharapkan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Banten secara menyeluruh.
Andra Soni mengapresiasi sinergi antara Dinas Kesehatan Provinsi Banten dan Dinas Kesehatan Kota Tangerang dalam memperkuat layanan kesehatan.
Ia berharap koordinasi dan dukungan antar level pemerintahan terus diperkuat, mengingat pemerintah provinsi berperan sebagai fasilitator, sementara eksekusi program berada di tingkat kabupaten/kota.
Dengan hadirnya fasilitas layanan jantung di RSUD Kota Tangerang, masyarakat kini memiliki akses lebih dekat terhadap penanganan penyakit kardiovaskular tanpa harus dirujuk ke luar daerah.
Pemerintah optimistis langkah ini akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat di Provinsi Banten.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Jet AS Rontok di Iran, Ini Daftar Peristiwa yang Memalukan Amerika




